• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Selasa, 28 Maret 2023

Pernik

Jangan Bingung, ini Logo Hari Santri Nasional 2021 dalam Dua Versi

Jangan Bingung, ini Logo Hari Santri Nasional 2021 dalam Dua Versi
Logo Hari Santri Nasional 2021 dalam dua versi
Logo Hari Santri Nasional 2021 dalam dua versi

Jakarta, NU Online Lampung - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2021, Rabithah Ma’had Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) sudah meluncurkan logo Hari Santri 2021 pada Rabu (8/9/2021) lalu.

 

Selain itu, Kementerian Agama melalui Direktorat Jendral bidang Pesantren juga memiliki versi lain dalam hal pembuatan logo dan sudah dilaunching pada Selasa (21/9/2021). Masyarakat diminta untuk tidak perlu bingung dalam menyikapi perbedaan logo Hari Santri 2021 ini.

 

Penggunaan logo dalam sebuah momentum memang menjadi salah satu kebebasan berekspresi. Dalam hal ini adalah perbedaan logo Hari Santri Nasional (HSN) 2021. Perbedaan tersebut hanyalah soal kepemilikkan instansi yang menerbitkan. Secara umum, logo tersebut memiliki makna yang sama-sama mengandung unsur-unsur kebaikan.

 

Rabithah Ma’had Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU) sudah lebih dahulu luncurkan logo HSN 2021 melalui kontestasi pembuatan logo yang diselenggarakan jauh-jauh hari.

 

Dalam seleksi, sudah terpilih karya dari Ahmad Muhajirin, Santri Ciamis, Jawa Barat yang dirasa sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Makna dan filosofis juga menjadi penilaian penting dalam penyeleksian.

 

Dikutip dari NU Online, Ketua RMI Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Gus Rozin mengungkapkan, logo yang menjadi pemenang adalah yang memiliki makna filosofis yang dalam. Berdasarkan visual, logo tersebut menggambarkan air yang menetes.

 

“Air merupakan sumber kehidupan. Hal tersebut menandakan bahwa santri dan pesantren harus terus memberikan kesejukan dan kesegaran bagi bangsa dan negara melalui mainstreaming Islam rahmatan lil alamin,” kata Gus Rozin dalam konferensi pers Kick-off Hari Santri 2021 pada Rabu (8/9/2021).

 

Gus Rozin menambahkan, RMI juga menggunakan tagline di bawah logo Hari Santri 2021, yaitu Bertumbuh, Berdaya, dan Berkarya.

 

Menurutnya, tagline tersebut menggambarkan karakteristik dan nilai pesantren sejak 1.400 M berdiri, dan terus tumbuh secara kualitas dan kuantitas. Artinya, pesantren membawa perubahan dalam peradaban.

 

Berbeda dengan Kementerian Agama RI, yang menciptakan logo Hari Santri 2021 berdasarkan pembentukan tim khusus. Tim tersebut terdiri dari dua orang pemuda yang memang berlatar belakang santri dan sudah berkiprah di media desain grafis kepesantrenan. Dua orang tersebut adalah Hillal Nasrullah dan Shofa Ulul Azmi.

 

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, mengungkapkan logo HSN 2021 menggunakan tagline “Santri Siaga Jiwa dan Raga”. Filosofi tema Santri Siaga Jiwa dan Raga, kata Menag Siaga Jiwa bermakna santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah dan ajaran Islam rahmatan lil alamin serta tradisi luhur warisan bangsa. Siaga Raga berarti raga dan buah tenaga santri didedikasikan untuk Indonesia.

 

Pada peluncuran logo hari santri 2021 Menag mengingatkan kembali tentang 22 Oktober 1945 sebagai momentum lahirnya resolusi jihad yang dikumandangkan oleh Hadratus Syaikh Hasyim Ashari yang isinya seruan untuk menentang dan berperang terhadap hadirnya kembali penjajah ke Tanah Air.

 

Berdasarkan pemaparan Logo dan Filosofis dari PBNU maupun Kemenag, keduanya memiliki niat yang tulus untuk mensyiarkan dan menggaungkan Hari Santri 2021. Apresiasi masyarakat tentunya dapat ditunjukkan melalui kegiatan-kegiatan positif dalam rangka songsong hari santri dengan menggunakan salah satu dari kedua logo tersebut.

 

Jadi, mau pakai desain yang mana nih? Sama-sama bagus dan berfilosofi sangat dalam. (Nuri Resti Chayyani)

 


Editor:

Pernik Terbaru