• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Jumat, 9 Desember 2022

Syiar

Besok 13 Juni Mulai Puasa Sunnah Ayyamul Bidh, Keutamaannya Setara dengan Puasa Setahun

Besok 13 Juni Mulai Puasa Sunnah Ayyamul Bidh, Keutamaannya Setara dengan Puasa Setahun
Keutamaan puasa
Keutamaan puasa

Bandar Lampung, NU Online Lampung
Awal bulan Dzulqa’dah 1443 H dimulai pada Rabu, 1 Juni 2022 lalu sebagaimana disampaikan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Senin (30/5/2022). Artinya, mulai Senin (13/2/2022) esok, umat Islam disunnahkan untuk melaksanakan puasa ayyamul bidh. 


Ayyamul bidh mengandung pengertian hari-hari cerah, yaitu hari yang malamnya disinari bulan purnama. Hari-hari tersebut jatuh pada tanggal 13, 14, dan 15 di setiap bulan Hijriyah. Karena itu, pada bulan Dzulqa’dah 1443 H ini, ayyamul bidh jatuh pada hari Senin hingga Rabu, 13-15 Juni 2022.


Berdasarkan hadist yang diriwayatkan Ibnu Abbas, puasa di ayyamul bidh dihukumi sunnah muakkad, sebuah amalan yang sangat dianjurkan. 


"Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, ia berkata: ‘Rasulullah saw sering tidak makan (berpuasa) pada hari-hari yang malamnya cerah (ayyamul bidh) baik di rumah maupun dalam bepergian’." (HR an-Nasa’i dengan sanad hasan). 
Adapun niat melaksanakan puasa ayyamul bidh adalah : 

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى 


Nawaytu shauma ayyâmil bîdl lillâhi ta’âlâ.


Artinya, “Saya niat puasa Ayyamul Bidl (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta’âlâ.”


Niat puasa ayyamul bidh ini disunnahkan untuk dilafalkan dengan lisan, tidak sekadar dibaca dalam hati. Niat ini juga mulai boleh dilaksanakan sejak malam hari sampai sebelum masuk waktu zawal, posisi matahari condong ke barat.  Tentunya dengan catatan belum makan ataupun minum apa-apa sejak terbit fajar hingga waktu niat dilakukan. 


Sebelum melaksanakan puasa ayyamul bidh, umat Islam disunnahkan untuk sahur terlebih dahulu pada waktu menjelang Subuh sebelum imsak. Jika waktu Maghrib telah tiba, sunnah bagi orang yang melakukan puasa ayyamul bidh untuk menyegerakan berbuka.   


Puasa Ayyamul Bidh Puasa ini memiliki keutamaan (fadilah) seperti puasa sepanjang tahun bagi yang dapat melaksanakannya selama tiga hari. Sebuah hadits yang diriwayatkan Abudzar ra menjadi dalil atasnya. 


Disebutkannya, Nabi Muhammad saw bersabda: ‘Siapa saja yang berpuasa tiga hari dari setiap bulan, maka puasa tersebut seperti puasa sepanjang tahun. Kemudian Allah menurunkan ayat dalam kitabnya yang membenarkan hal tersebut: ‘Siapa saja yang datang dengan kebaikan maka baginya pahala 10 kali lipatnya’ [QS al-An’am: 160].  Satu hari sama dengan 10 hari’.” (HR Ibnu Majah dan at-Tirmidzi. Ia berkata: “Hadits ini hasan.” Ibnu Majah juga menilainya sebagai hadits shahih dari jalur riwayat Abu Hurairah ra). (I’ânatut Thâlibîn Juz II). 

 

(Syakir NF/NU Online) 


Syiar Terbaru