• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Selasa, 23 April 2024

Warta

Majelis Ulama Indonesia Ajak Tanamkan Karakter Islam Wasathiyah

Majelis Ulama Indonesia Ajak Tanamkan Karakter Islam Wasathiyah
Sekretaris Umum MUI Pusat, H Amirsyah Tambunan saat Memberi Sambutan di Ballroom UIN Raden Intan
Sekretaris Umum MUI Pusat, H Amirsyah Tambunan saat Memberi Sambutan di Ballroom UIN Raden Intan

Bandar Lampung, NU Online Lampung
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung menggelar acara Sarasehan Ulama dan Umaro' pada Rabu (23/2/2022) bertempat di Gedung Ballroom UIN Raden Intan Lampung. MUI terus mengajak untuk menanamkan karakter sikap Islam wasathiyah kepada umat.

 

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan dalam sambutannya, ulama dan umaro' suatu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan karena saling berhubungan dan harus mampu bersinergi, demi terjaganya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ulama memiliki peranan penting dalam hal itu.

 

"Saat ini banyak sekali paham-paham ajaran agama Islam yang bertolak belakang dengan landasan negara yang justru berpaham ekstrem. Disinilah peran MUI untuk membimbing dan membina umat agar tidak berpaham yang salah. NKRI itu harus dijaga dan dipertahankan," katanya.

 

Sekretaris Jenderal MUI Pusat, H Amirsyah Tambunan mengatakan, agar para pimpinan organisasi masyarakat, pesantren, dan perguruan tinggi untuk selalu bersinergi dalam membentuk karakter ajaran Islam wasathiyah.

 

"Sinergisitas merupakan suatu hal yang penting dalam membentuk karakter bangsa. Pembentukan karakter bangsa dapat berawal dari individu sendiri dan melalui lingkungan kegiatan," ujarnya.

 

Lebih lanjut ia mengatakan dalam lingkungan pendidikan, juga memiliki peran dalam membentuk karakter wasathiyah. Para pendidik baik dosen maupun guru harus mampu menjadi model karakter. Tidak hanya itu mereka juga harus mampu menambahkan nilai-nilai kebangsaan.

 

Ia menjelaskan dalam Pancasila sudah mencerminkan nilai-nilai ajaran Islam. "Indonesia memiliki Pancasila sebagai dasar negara, dengan adanya pancasila ini, dapat menunjang guna membentuk karakter Islam wasathiyah. Jika kita pahami, setiap butir-butir Pancasila ini sudah mencerminkan nilai-nilai ajaran Islam," ungkapnya.

 

Menurutnya, sinergisitas antara ulama dan umaro' menjadi hal terpenting untuk membangun karakter bangsa. Peran ulama dalam memperkuat dan mempertahankan karakter bangsa melalui fatwa-fatwa yang dikeluarkan dan umaro' menerapkan fatwa-fatwa tersebut dalam mengatur kehidupan bernegara untuk mewujudkan masyarakat yang berakhlakul karimah dan berpaham ajaran Islam wasathiyah.

 

Di akhir sambutannya ia mengutip syair Arab, sesungguhnya kejayaan suatu umat (bangsa) terletak pada akhlaknya selagi mereka berakhlak atau berbudi perangai yang utama, jika pada mereka telah hilang akhlaknya, maka jatuhlah umat (bangsa) ini.

(Saibani)


Warta Terbaru