• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Sabtu, 4 Februari 2023

Pernik

TPA Benteng Syiar Islam di Perkampungan

TPA Benteng Syiar Islam di Perkampungan
Belajar membaca Al-Quran sejak dini
Belajar membaca Al-Quran sejak dini

Taman pendidikan Al-Qur'an (TPA) merupakan wadah atau tempat bagi anak-anak mempelajari cara membaca kitab suci Al-Qur'an mulai dari makharijul hurup, tajwid, dan sebagainya.

 

Selain mempelajari Al-Qur'an, TPA juga menjadi wadah dari doktrinasi ilmu-ilmu keislaman seperti fiqh, tauhid, akhlak, doa-doa, bahasa Arab, dan semua amaliah Islam. 

 

Lembaga TPA sendiri hampir tersebar di seluruh pelosok Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Jika kita keliling Indonesia yang ada masyarakat Muslimnya, niscaya kita akan menemukan TPA di setiap kampung dan desa. 

 

Selain menjadi pengajaran Al-Qur'an, TPA juga sebagai benteng dari syiar Islam di perkampungan dan pedalaman. 

 

Bisa dikatakan Islam tetap eksis berkembang pesat di perkampungan atau pedalaman Indonesia salah satu wasilahnya adalah lewat TPA. 

 

TPA memiliki peran penting bagi kontribusi dan doktrinasi Islam di masa balita dan kanak-kanak. Mulai dari menghapal doa-doa, fashalatan, surat-surat pendek, membaca kitab Iqra jilid 1-6, setelah khatam dilanjut dengan membaca Al-Qur'an dari juz 1-30. 

 

Pengajaran seperti ini merupakan proses panjang dari masuknya doktrin Islam bagi anak-anak hingga dewasa. 

 

Bisa dibayangkan jika di suatu daerah tidak ada pengajaran Al-Qur'an alias TPA, sehingga anak-anak tidak ada yang mengaji Al-Qur'an hingga berumur dewasa, maka bisa dikatakan Islam sangat redup di daerah tersebut. 

 

Karena syiar TPA lah Islam semakin bercahaya. Jika di daerah yang mengaji Al-Qur'an mulai dari balita, anak-anak sampai dewasa, maka kita mendapati hidupnya syiar Islam. 

 

Kitab suci Al-Qur'an sendiri merupakan pondasi dasar yang wajib dipelajari oleh semua umat Islam. Karena pentingnya Al-Qur'an sebagai sumber primer dari segala hukum yang diterapkan dan dikerjakan oleh seorang Muslim.

 

Masyarakat zaman dahulu tidak mengenal nama istilah TPA, nama tersebut berkembang setelah Indonesia merdeka dan meluasnya bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Yang mereka tahu hanyalah tempat mengaji Al-Qur'an. Biasanya di masjid, mushola, surau, dan rumah ustadz/kiai. 

 

Mengaji Al-Qur'an sendiri merupakan pendidikan yang wajib bagi anak-anak keturuna  Muslim di kampung. Meskipun kadang ada tidak sekolah umum pada umumnya seperti TK, SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi. 

 

Sehingga orang tua menaruh harapan kepada anak-anak mereka semoga juga tetap menjadi Islam yang taat dan menjadi penerus dari agama Nabi Muhammad saw.

(Yudi Prayoga)


Pernik Terbaru