• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Sabtu, 18 Mei 2024

Opini

Tiga Hal Harus Istiqamah Pasca Ramadhan

Tiga Hal Harus Istiqamah Pasca Ramadhan
Dekan Fakultas Syariah UIN Raden Intan, Efa Rodiah Nur (Foto: Istimewa)
Dekan Fakultas Syariah UIN Raden Intan, Efa Rodiah Nur (Foto: Istimewa)

Idul Fitri datang berarti telah berakhirnya Ramadhan, meskipun rasa kesedihan menyelimuti hati setiap orang yang beriman, tapi tiada langkah yang mulia kecuali menikmati kebahagiaan dan kenangan.

 

Pasca berakhirnya Ramadhan, langkah yang paling strategis untuk dilakukan adalah sebagai berikut.

 

Pertama, menjaga iman. Keimanan yang teguh kita bina selama Ramadhan akan senantiasa istiqamah manakala kita jaga dan rawat, maka dalam hal ini Rasulullah saw bersabda.

 

جدّدوا إيمانكم بقول لا اله إلاّ الله

 

Artinya: Perbaiki iman kalin dengan mengucap la ilaha illallah (HR Bukhari).

 

Iman seseorang terkadang naik turun, sehingga kita harus selalu merawatnya seperti tanaman, maka Rasulullah saw bersabda.

 

الإيمان يزيد وينقص، يزيد بطاعة الله وينقص بمعاصى الله

 

Artinya: Iman akan senantiasa bertambah dan berkurang, bertambah dengan ketaatan kepada Allah dan berkurang dengan kemaksiatan kepada Allah.

 

Kedua, menjaga amal. Selain iman yang harus kita jaga, amal pun harus selalu kita istiqamah agar senantiasa menjadi poin-poin yang terkumpul.

 

Sehingga menjadi pahala di sisi Allah, hingga akan memberatkan timbangan kebaikan nanti pada hari hisab.

 

Konteks Ramadhan adalah momentum yang sangat tepat untuk melatih amal ibadah kita, namun tidak kalah pentingnya bahwa ibadah pasca Ramadhan juga harus continuous.

 

Rasulullah saw mengajari kepada kita agar senantiasa beribadah seakan kita besok mati, dan selalu bekerja keras seakan kita akan hidup selamanya.

 

Ketiga adalah takwa. Rasulullah saw bersabda: Ketika Rasulullah saw ditanya tentang Siapakah orang yang paling banyak dimasukkan ke dalam surga-Nya Allah maka Rasul pun menjawab, orang yang bertakwa dan orang yang berakhlak mulia) HR Bukhari.

 

Takwa akan senantiasa membawa kemuliaan kepada setiap hamba-Nya, bahkan setiap amaliah yang dilakukan hamba adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah swt, menggapai ridha dan keberkahan di-Nya semata.

 

Maka dari itu, kita harus tetap menjaga istiqamah kita, baik iman, amal maupun takwa kita, sehingga hidup kita tiada sia-sia di sisi-Nya.

 

Momentum Syawal juga merawat muamalah kita kepada sesama untuk selalu menjaga hubungan silaturahim dalam bentuk ukhuwah Islamiyah. Mari kita rawat persaudaraan kita agar kita tetap teguh dalam kebersamaan.

 

Efa Rodiah Nur, Dekan Fakultas Syari'ah UIN Raden Intan Lampung


Opini Terbaru