• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Minggu, 25 September 2022

Literasi

Teknologi Informasi yang Membawa Karomah dan Berkah

Teknologi Informasi yang Membawa Karomah dan Berkah
ilustrasi jaringan NU seluruh dunia
ilustrasi jaringan NU seluruh dunia

PENGGUNAAN teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam kehidupan modern sudah sangat lazim. Hampir semua komunitas, setiap organisasi baik sosial, politik, kebudayaan, termasuk lembaga pendidikan telah menggunakan teknologi ini, tidak sedikit pula yang turut mengembangkannya. Bahkan secara personal banyak orang yang memiliki sarana untuk mendukung aktivitas pribadi, termasuk dalam mengembangkan bisnis mereka. 

 

Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi, apalagi dengan inovasi yang tiada berhenti, layanan akan terus semakin sempurna dan semakin lengkap sesuai dengan kebutuhan hidup, bahkan di luar kebutuhan hidup. 

 

Meskipun buku lama, terbit pada tahun 2008, buku ini sangat penting sebagai bagian refleksi oase sejarah informasi, sekaligus jejak capaian prestasi NU Online baik dalam ranah domestik maupun kancah internasional. 

 

Buku istimewa ini terdapat dua bahasa, Indonesia dan Inggris, dan terdiri enam bab.

 

Bab pertama  menjelaskan lima tahun NU Online. Bab kedua menguraikan perluasan jangkauan layanan dan merentangkan jaringan IT.

 

Kemudian bab ketiga memaparkan perjalanan dari organisasi terbuka menuju software terbuka. Bab ketiga menjelaskan tentang penggabungan domain. 

 

Berikutnya, bab keempat menguraikan tentang membangun keamanan bersama, dan bab keenam menjabarkan teknologi sebagai sarana pengembangan teologi dan ideologi. 

 

Kalangan dunia internasional, baik kalangan pengamat, diplomat, dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) di berbagai negara memanfaatkan keberadaan NU Online dalam melengkapi informasi dan sekaligus sebagai sarana silaturahmi, sehingga jarak yang membentang antar negara bahkan antar benua bisa dijembatani dalam sarana maya ini. Karena itu NU Online berusaha selalu hadir dan selalu hangat melayani, (halaman 1). 

 

Sebagai sarana pengembangan dan penyebaran informasi NU Online terus menerus menyampaikan informasi dan perkembangan peristiwa, dengan harapan tumbuh kesadaran nasional yang massif. Juga menjadi gelombang perubahan Indonesia yang lebih merdeka, lebih berdaulat, sehingga mampu menciptakan keadilan dan kesejahteraan.  

 

Ketua Umum PBNU masa khidmat 1999-2010, Dr (HC) KH Ahmad Hasyim Muzadi, dalam prolognya menyampaikan, perkembangan dalam teknologi modern tetap harus kita pandang sebagai karomah (anugerah dan keajaiban), yang diberikan Allah Swt pada umat manusia.

 

Dengan demikian teknologi tidak kita artikan sebagai sekedar materi, tetapi perlu dimaknai secara spiritual, agar teknologi yang dikembangkan itu membawa berkah dan membawa taqarrub kepada Allah Swt. Itu artinya, kita bisa mengembangkan dan memanfaatkan teknologi tanpa harus tunduk dan menghamba pada teknologi tersebut. Justru teknologi dijadikan sarana untuk tunduk dan mendekatkan diri kepada Allah Swt (halaman 2). 

 

Teologi yang diajarkan dan dikembangkan NU adalah teologi Aswaja an Nahdliyyah. Sementara ideologi gerakan sosial NU adalah ideologi kebangsaan dan kerakyatan. Hampir seluruh aktivitas NU disemangati oleh akidah (teologi) dari ideologi dasar dasar tersebut. Karena itu pengembagan teknologi informasi dan komunikasi di NU selama ini juga dijadikan sebagai sarana yang strategis untuk pengembangan teologi Aswaja an Nahdliyyah dengan segala dedikasinya. Sekaligus  dijadikan sarana pengembangan ideologi kebangsaan dan kerakyatan, sebagai komitmen NU terhadap rakyat dan negara ini.  

 

Pesan KH Hasyim Wahid, dalam epilog buku ini, saat ini NU Online bisa menjadi alternatif modernisasi. Jika modernisasi menjadikan masyarakat mengalami disintegrasi dan individualisasi, maka NU Online bisa menjadikan orang modern yang terintegrasi, sebab orang NU di seluruh dunia bisa diintegrasi dan diorganisir oleh NU Online. 

 

Dengan mengakses NU Online setiap hari warga NU yang ada di Amerika, Inggris, Jepang bisa merasa dekat dengan ulama-ulama NU. NU Online harus bisa mewakili ortodoksi NU, agar melalui media ini orang NU bisa melihat NU yang sebenarnya. Apalagi di tengah masyarakat yang sibuk orang susah mencari referensi, maka media website ini paling mudah di akses oleh orang modern. Strategi “googlisasi” itu harus dilakukan oleh NU Online, sehingga akan selalu menjadi rujukan banyak orang, (halaman 37). 

 

Buku yang hadir dalam rangka Hari Lahir (Harlah) NU Online ini bisa menambah khazanah literasi jurnalistik di Nusantara bahkan dunia.  Buku sederhana nan istimewa ini sangat dibutuhkan semua kalangan, dan bisa dijadikan rujukan bagi aktivis, santri, akademisi, bahkan pemerhati dan praktisi komunikasi massa.  


IDENTITAS BUKU    : 

Judul        : Teknologi Sebagai Sarana Pengembangan Teologi dan Ideologi 
Penulis        : Ardyan Novanto Panowo 
Editor        : A. Khoirul Anam 
Penerbit    : NU Online, Jakarta 
Terbit        : November, 2008. 
Tebal        : 83 Halaman 
Nomor ISBN    : 978-979-16662-1-3
Peresensi    : Akhmad Syarief Kurniawan, Kontributor NU Online Lampung, tinggal di Kabupaten Lampung Tengah.


Literasi Terbaru