• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Selasa, 23 April 2024

Warta

PCNU Way Kanan Terima Dua Penghargaan Sekaligus dari Kementerian Agama

PCNU Way Kanan Terima Dua Penghargaan Sekaligus dari Kementerian Agama
PCNU Way Kanan Terima Dua Penghargaan Sekaligus dari Kementerian Agama. (Foto: Istimewa)
PCNU Way Kanan Terima Dua Penghargaan Sekaligus dari Kementerian Agama. (Foto: Istimewa)

Way Kanan, NU Online Lampung

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Way Kanan meraih dua penghargaan sekaligus dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Way Kanan.

 

Penghargaan tersebut ialah sebagai Mitra Kemenag Way Kanan dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi Kemenag pada bidang bimbingan kehidupan beragama, pendidikan agama, dan keagamaan di Kabupaten Way Kanan.

 

Sedangkan penghargaan yang kedua yaitu sebagai Mitra Kemenag dalam rangka mewujudkan nilai-nilai moderasi dan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Way Kanan.

 

Penghargaan tersebut diserahkan pada acara pembukaan Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XVII di Yayasan Al Ma’arif, Kecamatan Pakuanratu, Way Kanan, Jumat (2/2/2024).

 

Ketua PCNU Kabupaten Way Kanan, KH Nurhuda mengungkapkan, kerukunan dalam keberagaman merupakan keniscayaan. Keberagaman merupakan sunnatullah yang memang harus ada dalam kehidupan dunia ini.

 

“Untuk menyatukan keragaman tersebut maka kunci pentingnya adalah toleransi sehingga akan muncul kerukunan,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa dalam Islam, keberagaman dan perbedaan bukanlah hal yang perlu dipertentangkan. Namun semua itu harus dikomunikasikan untuk saling mengenal.

 

Oleh karena itu, Nahdlatul Ulama Lampung terus memperkuat kerukunan dengan memperkuat tiga ciri utama ajaran Ahlussunnah wal Jamaah yakni pertama, at-tawassuth atau sikap tengah-tengah, sedang-sedang, tidak ekstrem kiri ataupun ekstrem kanan.

 

Kedua, at-tawazun atau seimbang dalam segala hal, terrnasuk dalam penggunaan dalil ‘aqli, dalil yang bersumber dari akal pikiran rasional dan dalil naqli, bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits,” jelasnya.

 

Ketiga, adalah sikap tasamuh atau toleransi. Yakni menghargai perbedaan serta menghormati orang yang memiliki prinsip hidup yang tidak sama.

 

Sementara Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Way Kanan, Maryan Hasan mengatakan, pemberian penghargaan tersebut masih dalam rangkaian Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag ke-78 tahun 2024.

 

“Dan kami memberikan sebanyak 78 penghargaan kepada Mitra Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan,” tuturnya.

 

Selain itu, Kemenag juga memiliki dua fungsi dalam membangun NKRI yaitu fungsi agama dan fungsi pendidikan. NU merupakan salah satu elemen yang membantu mewujudkannya.

 

“Terkait pengembangan pendidikan, elemen yang berperan penting berkiprah membangun bangsa adalah pondok pesantren. Untuk itu Kemenag terus memberikan perhatian tinggi terhadap kemajuan pondok pesantren di Way Kanan,” ungkapnya.

 

Ia melanjutkan, bukti nyata negara memberikan perhatian dalam kemajuan pondok pesantren yaitu lahirnya Undang-undang pondok pesantren dan penetapan Hari Santri untuk diperingati secara Nasional.

 

Elemen kedua yang membantu pembangunan agama adalah elemen ormas dan salah satu ormas yang tidak dipungkiri jasanya adalah Nahdatul Ulama.

 

“Terima kasih kepada NU yang selalu bermitra dengan Kemenag dalam membangun umat semoga NU terkhusus Way Kanan semakin jaya dan menyebar kebaikan di seluruh dunia,” katanya.

 

Penyerahan sertifikat juga disaksikan oleh Wakil Bendarahara Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung, PCNU Way Kanan, Badan Otonom (Banom), Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), Camat Pakuanratu.

 

Kemudian Kepala KUA, Komandan Koramil Pakuanratu, Kapolsek Pakuanratu, Kepala Kampung Serupa Indah, Pimpinan Pondok Pesantren Se-Kecamtan Pakuanratu, dan 106 Peserta PD-PKNU Angkatan XVII.

(Teddy Heriyanto)


Warta Terbaru