• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Jumat, 9 Desember 2022

Syiar

Doa Pagi dan Sore yang Selalu Dibaca Rasulullah

Doa Pagi dan Sore yang Selalu Dibaca Rasulullah
ilustrasi berdoa
ilustrasi berdoa

Rasulullah saw, merupakan suri tauladan bagi umatnya, baik dari ucapan maupun perbuatannya. Salah satu perbuatan yang selalu diikuti oleh umatnya yakni berdoa.

 

Rasul selalu mengajarkan dan membimbing umatnya untuk senantiasa berdoa kepada Allah swt, kapanpun dan dimanapun, yang tujuannya demi kemaslahatan umatnya sendiri. Salah satunya mengajarkan doa afiat di pagi hari. 

 

Rasul merupakan pemecahan dari segala problem umatnya, baik yang sakit, banyak hutang, banyak permasalahn, kegundahan, galau, selalu cemas, dan lain sebagainya. Ketika para sahabat datang kepada Rasul dengan berbagai masalah, biasanya Rasul akan memberikan arahan, nasehat, serta doa-doa.

 

Dilansir dari Doa Afiyah yang Selalu Dibaca Rasulullah Pagi dan Sore, diriwayatkan oleh Abu Dawud, An-Nasai dan Ibnu Majjah dari Ibnu Umar ra bahwa ada sebuah doa yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah saw baik di pagi maupun sore hari. Lafal doa tersebut adalah sebagai berikut:

 

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلاَخِرَةِ، اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِيْ دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ، اَللّٰهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِيْ وَاٰمِنْ رَوْعَاتِيْ   

 

Allâhumma innî as-alukal ‘âfiyah fid dunyâ wal âkhirah, allâhumma innî as-alukal ‘afwa wal âfiyah fî dînî wadunyâya wa ahlî wa mâlî, allâhumma-stur ‘aurâtî wa âmin rau‘âtî

 

Artinya: Ya Allah, aku memohon keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga, dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut (Imam Nawawi, al-Adzkar, Semarang: Alawiyah, halaman 74).   

 

Ada satu kata yang menarik untuk kita ketahui dalam doa tersebut, yakni الْعَافِيَةَ (al-‘âfiyah). Kata ini cukup familiar di tengah masyarakat. Di samping bersanding dengan kata ‘afwa ('afwa wal ‘afiyah), kata itu juga biasa menjadi sambungan dari kata shihhah (shihhah wal ‘afiyah). 

 

Dalam bahasa Indonesia, shihhah wal ‘âfiyah diserap menjadi sehat wal afiat, yang berarti sehat dan kuat; benar-benar sehat.   

 

Kata ‘âfiyah bahasa Arab merupakan bentuk mashdar dari kata ‘âfâ yang berarti al-barra minal-asqâmi wal balâya, bebas dari penyakit dan musibah (lihat Mu’jam Al-Ma’ani al-Jami’). Lebih jauh, Imam Nawawi Al-Jawi dalam Nashâihul ‘Ibâd menjelaskan macam-macam ‘âfiyah yang terbagi dalam dua kelompok besar: ‘âfiyah di dunia dan ‘âfiyah di akhirat.

 

   قَالَ رسول الله صلى الله عليه وسلم اَلْعَافِيَةُ عَلَى عَشْرَةِ اَوْجُهٍ خَمْسَةٌ فِى الدُّنْيَا وَخَمْسَةٌ فِى الْاَخِرَةِ فَاَمَّا الَّتِى فِى الدُّنْيَا اَلْعِللْمُ وَالْعِبَادَةُ وَالرِّزْقُ مِنَ الْحَلَالِ وَالصَّبْرُ عَلَى الشِّدَّةِ وَالشُّكْرُ عَلَى النِّعْمَةِ وَاَمَّا الَّتِىْ فِي الْاَخِرَةِ فَاِنَّهُ يَأْتِيْهِ مَلَكُ الْمَوْتِ بِالرَّحْمَةِ وَاللُّطْفِ لَايُرَوِّعُهُ مُنْكَرٌ وَنَكِيْرٌ فِى الْقَبْرِ يَكُوْنُ اَمِنًا فِى الْفَزَعِ الْاَكْبَرِ تُمْحَى سَيِّئَاتُهُ وَتُقْبَلُ حَسَنَاتُهُ يَمُرُّ عَلَى الصِّرَاطِ كَالْبَرْقِ اللَّامِعِ لِيَدْخُل الْجَنَّةَ فِي السَّلَامَةِ 

 

Artinya: Rasulullah saw bersabda: al-‘Afiyah mengandung 10 kebaikan. Lima kebaikan di dunia dan lima yang lain di akhirat. Lima kebaikan di dunia adalah (1) ilmu, (2) ibadah, (3) rezeki halal, (4) sabar atas penderitaan, dan (5) syukur. Sedangkan lima kebaikan di akhirat adalah (1) kedatangan malaikat maut dengan kasih sayang dan kelembutan, (2) tidak dikagetkan dengan malaikat munkar dan nakir di alam kubur, (3) aman dari segala ketakutan, (4) dihilangkan kejelekan dan diterima kebaikannya, (5) melewati shirat (jembatan) sebagaimana kilat untuk masuk surga dengan selamat.

  

Semoga dengan perantara doa afiyah ini, kita semua diberikan keselamatan oleh Allah swt, baik di dunia maupun di akhirat. Karena tanpa pertolongan Allah swt kita bukanlah siapa-siapa, dan tidak akan bisa apa-apa.


Syiar Terbaru