• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Jumat, 2 Desember 2022

Syiar

8 Doa yang Cocok untuk Kebaikan Anak dan Keturunan

8 Doa yang Cocok untuk Kebaikan Anak dan Keturunan
ilustrasi berdoa
ilustrasi berdoa

Memiliki anak keturunan yang baik dan saleh merupakan kebanggaan tersendiri bagi orang tua. Karena keturunan merupakan generasi penerus bagi keduanya. 

 

Mendidik anak menjadi baik merupakan kewajiban bagi kedua orang tua, terlebih mendidik dengan ilmu agama. Akan tetapi jika orang tua tidak bisa dan mampu mendidiknya, maka harus mencari guru yang bisa dan mampu untuk mendidik anaknya. 

 

Banyak orang yang tua yang bisa tetapi tidak mampu mendidik entah karena pekerjaan atau hal lainnya. Ada juga yang mampu dalam hal waktu luang akan tetapi tidak memiliki ilmu yang mumpuni. 

 

Orang tua pada umumnya menaruh harapan yang tinggi pada pertumbuhan anak. Harapan biasanya meliputi kebaikan jasmani, psikologis, dan  rohani. Untuk mencapai harapan-harapan tersebut, sejumlah cara biasa dilakukan.

 

Dalam agama Islam, salah satu cara mencapai harapan-harapan adalah berikhtiar dengan doa. Doa orang tua sangat diperlukan bagi pertumbuhan kepribadian anak-anaknya. Karena memiliki anak dan keturunan yang kita harapkan tidaklah sekadar sebagai generasi penerus saja, akan tetapi harus berkualitas, memiliki kepribadian yang luhur lahir dan batin. Singkat kata, Islam mengajarkan kita untuk memiliki anak dan keturunan yang saleh.


Tirakat berdoa ini banyak disampaikan di dalam Al-Qur’an melalui beberapa ayat yang mengisahkan para nabi yang memanjatkan doa kepada Allah agar diberi anak dan keturunan yang baik. Diantaranya doa-doa itu dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim, Nabi Zakaria, dan orang saleh lainnya. 

 

Ini beberapa doa yang bisa diamalkan secara terus-menerus dengan mengharap kepada Allah swt agar memiliki anak dan keturunan yang saleh dan salehah.

 

Pertama, doa agar memiliki anak yang saleh dan salehah. 

 

Konon doa ini selalu dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim sejak beliau masih lajang, belum menikah.


  رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ  

 

 Rabbi hab lî minas shâlihîn   

 

Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahilah kami keturunan yang termasuk orang-orang yang salih.”   

Ada juga seperti di bawah ini".


اَللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوْلَادَنَا أَوْلَادًا صَالِحِيْنَ حَافِظِيْنَ لِلْقُرْآنِ وَالسُّنَّةِ فُقَهَاءَ فِى الدِّيْنِ مُبَارَكًا حَيَاتُهُمْ فِى الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ


Allahummaj 'al awladana awladan sholihiin haafizhiina lil qur'ani wa sunnati fuqoha fid diin mubarokan hayatuhum fid dun-ya wal akhirah.

 

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah anak-anak kami anak yang sholih sholihah, orang-orang yang hafal Al-Qur'an dan Sunnah, orang-orang yang paham dalam agama dibarokahi kehidupan mereka di dunia dan di akhirat".


Kedua, doa memiliki anak yang menyejukkan mata. 

 

   رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا   

 

Rabbanâ hab lanâ min azwâjinâ wa dzurriyyâtinâ qurrata a’yunin waj’alnâ lil muttaqîna imâmâ.   

 

Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pandangan mata yang menyejukkan dari para istri dan anak keturunan kami, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”   

 

Ketiga, doa agar anak diberi perlindungan. 

 

Nabi Muhammad saw kerap melafalkan sebuah doa untuk keselamatan anak cucunya.


أُعِيْذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ


U'īdzukuma bi kalimātillāhit tāmāti min kulli syaithānin wa hāmmatin wa min kulli 'aynin lāmmah.


Artinya: "Aku melindungi kalian berdua dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala setan, hewan melata, dan segala penyakit ain yang ditimbulkan mata jahat." (HR Abu Daud).

 

Ada juga 


  اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي أَوْلَادِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا وَاحْفَظْهُمْ وَلَا تَضُرَّهُمْ وَارْزُقْنَا بِرَّهُمْ   

 

Allâhumma bârik lanâ fî aulâdinâ wa dzurriyyâtinâ wahfadhhum wa lâ tadlurrahum warzuqnâ birrahum.  

 

 Artinya: “Ya Allah berkahilah kami di dalam anak-anak dan keturunan kami, jagalah mereka (dari segala kejelekan), jangan Kau bahayakan mereka, dan berilah kami kebaikan mereka.”


Keempat, doa agar anak menjadi pintar. 


اَللَّهُمَّ امْلَأْ قُلُوْبَ أَوْلَادِنَا نُوْرًا وَحِكْمَةً وَأَهْلِهِمْ لِقَبُوْلِ نِعْمَةٍ وَاَصْلِحْهُمْ وَاَصْلِحْ بِهِمُ الْأُمَّةَ


Allaahummam-la' quluuba aulaadinaa nuuron wa hik-matan wa ahlihim liqobuuli ni'matin wa ashlih-hum wa ashlih bihimul ummah.


Artinya: "Ya Allah, penuhilah hati anak-anak kami dengan cahaya dan hikmah, dan jadikan mereka hamba-hamba-Mu yang pantas menerima nikmat, dan perbaikilah diri mereka dan perbaiki pula umat ini melalui mereka."


Kelima, doa agar anak mendapat berkah. 


اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا فِي أَئِمَّتِنَا وَجَمَاعَتِنَا وَأَهْلِنَا وَأَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا وَأَمْوَالِنَا وَفِيمَا رَزَقْتَنَا وَبَارِكْ لَنَا فِيهِمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

 

Allahumma ashlih lana fi aimmatina wa jamaa'atina wa ahlina wadzurriyyatina wa amwaalina wafiimaa razaqtana wa baariklana fiihim fid dunya wal aakhiroh.

 

Artinya: "Ya Allah perbaikilah untuk kami di dalam imam-imam kami, jama'ah kami, keluarga kami, istri-istri kami, anak-anak turun kami, harta-harta kami dan di dalam apa-apa (rizqi) yang engkau berikan kepada kami dan berilah kami kebarokahan dalam urusan mereka di dunia dan akhirat".


Keenam, doa agar anak berbakti pada orang tua. 


اَللَّهُمَّ بَارِكْ لِي فِي أَوْلَادِي وَلَا تَضُرَّهُمْ وَوَفِّقْهُمْ لِطَاعَتِكَ وَارْزُقْنِي بِرَّهُمْ

 

Allahumma barikliy fii awladiy, wa la tadhurruhum, wa waf fiqhum li tho'atik, war zuqniy birrohum.

 

Artinya: "Ya Allah berilah barokah untuk hamba pada anak-anak hamba, janganlah Engkau timpakan mara bahaya kepada mereka, berilah mereka taufik untuk taat kepada Mu dan karuniakanlah hamba rejeki berupa bakti mereka".


Ketujuh, doa nabi Ibrahim supaya anak selalu taat kepada Allah. 


رَبِّ ٱجۡعَلۡنِي مُقِيمَ ٱلصَّلَوٰةِ وَمِن ذُرِّيَّتِيۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلۡ دُعَآءِ


Robbij'alniy muqimash sholati wa min dzurriyyati robbana wa taqobbal du'a.


Artinya: "Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku" (QS Ibrahim : 40).


Kedelapan, doa agar keluarga sehat dunia dan akhirat. 


للَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِى وَآمِنْ رَوْعَاتِى


Allahumma innii as-alukal 'afwa wal 'aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal 'afwa wal 'aafiyah fii diinii wa dun-yaaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur 'awrootii wa aamin row'aatii.


Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut."

 

Itulah sejumlah doa yang bisa dipanjatkan kepada Allah swt untuk anak dan keturunannya agar menjadi manusia yang baik dan saleh. Selain berdoa, orang tua juga sebaiknya berusaha melakukan kebaikan.

 

Contohnya jika orang tua sedang memondokkan anaknya untuk menghapal Al-Qur’an, maka selain mendoakan, orang tua juga harus banyak membaca Al-Qur’an. Karena kesuksesan anak hasil dari kesuksesan orang tua ketika mendidik, mendoakan dan menirakati. 

 

Secara tidak langsung anak akan meniru perilaku kedua orang tuanya. Atau dalam peribahasa Indonesia dikatakan bahwa “Buah akan jatuh tidak jauh dari pohonnya”. 

 

(Yudi Prayoga, Alumni Pondok Pesantren Al Hikmah, Kedaton, Bandar Lampung)


Syiar Terbaru