Syiar

Cara agar Shalat Khusyuk dan Doanya

Selasa, 28 Februari 2023 | 06:17 WIB

Cara agar Shalat Khusyuk dan Doanya

Cara agar Shalat Khusyuk dan Doanya (Foto: NU Online)

Mungkin ada di antara kita yang saat shalat kerap tidak khusyuk. Pikiran melayang kemana-mana, bahkan sesuatu yang sebelum shalat tidak terpikirkan, malah jadi bermunculan. Akibatnya, seseorang menjadi lupa berapa rakaat yang sudah dilakukan.


Shalat merupakan tiang agama. Di antara amalan-amalan seorang hamba yang pertama kali dihisab adalah shalatnya. Shalat menjadi patokan atau ukuran amal-amal yang lain. Jika shalatnya baik, maka amal yang lainnya dianggap baik.Ā 


Shalat merupakan salah satu sarana yang paling utama dalam hubungan antara manusia dengan Allah swt. Shalat juga merupakan sarana komunikasi bagi jiwa manusia dengan Allah swt.Ā 


Pengertian Khusyuk


Dilansir dari NU Online, Syekh Muhammad bin Bir Ali al-Barkuli (wafat 981 H) menyatakan:Ā 


Ā Ł‡ŁŁˆŁŽ Ł‚ŁŁŠŁŽŲ§Ł…Ł Ų§Ł„Ł’Ł‚ŁŽŁ„Ł’ŲØŁ ŲØŁŽŁŠŁ’Ł†ŁŽ ŁŠŁŽŲÆŁŽŁŠŁ’ Ų§Ł„Ł’Ų­ŁŽŁ‚Ł‘Ł ŲØŁŁ‡ŁŽŁ…Ł‘Ł Ł…ŁŽŲ¬Ł’Ł…ŁŁˆŲ¹ŁĀ 


Artinya: Khusyuk adalah hati berdiri (menghadap) di hadapan Tuhan Yang Maha Benar dengan kesedihan yang besar (Muhammad bin Bir Ali al-Barkuli, at-Thariqah al-Muhammadiyah dicetak bersama al-Bariqah al-Mahmudiyah, juz III, halaman 98). Ā  Ā 


Selain itu, al-Barkuli juga mengutip kalam ulama yang mengatakan ā€œtadzallul al-qulub li ā€˜allamil ghuyubā€, atau khusyuk adalah kerendahan hati di hadapan Tuhan Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengawasi.


Ulama kontemporer Syekh Wahbah bin Musthafa az-Zuhaili dalam at-Tafsir al-Munir saat menafsirkan surah al-Mukminun ayat 2, yakni ā€œalladzina hum fi shalatihim khasyi’unā€, dengan menyatakan:Ā 


ŁˆŁ‡Łˆ Ų§Ł„Ų®Ų¶ŁˆŲ¹ ŁˆŲ§Ł„ŲŖŲ°Ł„Ł„ لله ŁˆŲ§Ł„Ų®ŁˆŁ من الله تعالى ŁˆŁ…Ų­Ł„Ł‡ القلب ف؄ذا Ų®Ų“Ų¹ Ų®Ų“Ų¹ŲŖ Ų§Ł„Ų¬ŁˆŲ§Ų±Ų­ ŁƒŁ„Ł‡Ų§ Ł„Ų®Ų“ŁˆŲ¹Ł‡ Ų„Ų° Ł‡Łˆ Ł…Ł„ŁƒŁ‡Ų§ Ā 


Artinya: Khusyuk adalah kepasrahan, kerendahan, rasa takut kepada Allah. Tempatnya di hati. Karenanya, orang yang hatinya khusyuk, tentu semua anggota badannya turut khusyuk. Sebab hatilah yang menguasai seluruh anggota badan (Wahbah bin Musthafa az-Zuhaili, at-Tafsir al-Munir, juz XVIII, halaman 14). Ā 


Cara agar Shalat Khusyuk
Dalam kaitan antara arti penting shalat dan makna khusyuk, maka kita sebagai hamba Allah harus berusaha agar dapat menjalankan shalat dengan khusyuk. Lantas bagaimana caranya?


Menurut Syekh Izzuddin Syekh Izzuddin bin Abdissalam (wafat 660 H) dalam kitab al-Qawa’id al-Kubra atau yang populer disebut Qawa’id al-Ahkam fi Mashalih al-Anam, cara khusyuk adalah menggunakan kaidah likulli maqamin maqalun. Maksudnya, di setiap gerakan, ada bacaan dan penghayatan masing-masing yang harus diseriusi.


Syekh Izzuddin menjelaskan:Ā 


ف؄نّ Ų§Ł„Ł…ŲµŁ„ŁŠ Ł…Ų£Ł…ŁˆŲ± Ų„Ų°Ų§ قرأ القرآن أن ŁŠŁ„Ų§Ų­Ųø Ł…Ų¹Ų§Ł†ŁŠŁ‡ ف؄ن ŁƒŲ§Ł† في آية وعيد خافه ŁˆŲ„Ł† ŁƒŲ§Ł† في آية وعد رجاه ŁˆŁ„Ł‡Ų°Ų§ قال سبحانه ŁˆŲŖŲ¹Ų§Ł„Ł‰: Ų£ŁŽŁ…ŁŽŁ†Ł’ Ł‡ŁŁˆŁŽ Ł‚ŁŽŲ§Ł†ŁŲŖŁŒ Ų¢Ł†ŁŽŲ§Ų”ŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁŠŁ’Ł„Ł Ų³ŁŽŲ§Ų¬ŁŲÆŲ§Ł‹ ŁˆŁŽŁ‚ŁŽŲ§Ų¦ŁŁ…Ų§Ł‹ ŁŠŁŽŲ­Ł’Ų°ŁŽŲ±Ł Ų§Ł„Ł’Ų¢Ų®ŁŲ±ŁŽŲ©ŁŽ ŁˆŁŽŁŠŁŽŲ±Ł’Ų¬ŁŁˆ Ų±ŁŽŲ­Ł’Ł…ŁŽŲ©ŁŽ Ų±ŁŽŲØŁ‘ŁŁ‡ŁĀ 


Artinya: Orang yang shalat diperintahkan menghayati makna setiap ayat al-Qur’an yang dibacanya. Bila saat itu ia membaca ayat tentang ancaman (bagi yang durhaka), maka akan berbuah rasa takut kepada-Nya. Jika ayat yang dibaca mengandung janji pahala kebaikan, maka ia optimis mendapatkannya. Allah berfirman: Apakah orang yang beribadah tengah malam, sujud dan berdiri karena takut (azab) akhirat dan mengharap rahmat Tuhannya, sama seperti orang yang bermaksiat kepada Allah dengan kekufuran atau maksiat lainnya? (Izzuddin bin Abdissalam, al-Qawa’id al-Kubra, juz I, halaman 353).


Sementara dilansir dari NU Online, cara agar kita dapat shalat bisa khusyuk di antaranya:


Pertama, jaga mata dan jaga telinga. Mata dan telinga merupakan pintu utama yang menuju langsung ke dalam hati. Bersikap Ihsan dalam shalat yaitu:


Ā Ų£ŁŽŁ†Ł’ ŲŖŁŽŲ¹Ł’ŲØŁŲÆŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‡ŁŽ ŁƒŁŽŲ£ŁŽŁ†Ł‘ŁŽŁƒŁŽ ŲŖŁŽŲ±ŁŽŲ§Ł‡ŁŲŒ ŁŁŽŲ„ŁŁ†Ł’ Ł„ŁŽŁ…Ł’ ŲŖŁŽŁƒŁŁ†Ł’ ŲŖŁŽŲ±ŁŽŲ§Ł‡Ł ŁŁŽŲ„ŁŁ†Ł‘ŁŽŁ‡Ł ŁŠŁŽŲ±ŁŽŲ§ŁƒŁŽ


Artinya: (Ihsan adalah) Engkau beribadah kepada Allah, seolah-olah engkau melihat-Nya. Kalaupun engkau tidak bisa melihat-Nya, sungguh Dia melihatmu.


Kedua, membaca ta'awudz dan surat An-Nas sebelum shalat.Ā 


Ketiga, tekad dan keinginan yang kuat.Ā 


Doa agar Shalat Khusyuk
Kita juga perlu membaca doa untuk kekhusyukan shalat sebagai bagian dari Ā usaha:


Ā Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡ŁŁ…ŁŽŁ‘ Ų£ŁŽŲ¹ŁŁ†ŁŁ‘ŁŠ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰ Ų°ŁŁƒŁ’Ų±ŁŁƒŁŽ ŁˆŁŽŲ“ŁŁƒŁ’Ų±ŁŁƒŁŽ ŁˆŁŽŲ­ŁŲ³Ł’Ł†Ł Ų¹ŁŲØŁŽŲ§ŲÆŁŽŲŖŁŁƒŁŽĀ 


Artinya: Ya Allah, semoga Engkau memberi pertolongan kepada kami untuk bisa selalu ingat (zikir) kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.


Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡ŁŁ…Ł‘ŁŽ Ų§Ų±Ł’Ų²ŁŁ‚Ł’Ł†ŁŽŲ§ Ų§Ł„Ų·Ł‘ŁŁ…ŁŽŲ£Ł’Ł†ŁŁŠŁ’Ł†ŁŽŲ©ŁŽ ŁˆŁŽŲ§Ł„Ł’Ų®ŁŲ“ŁŁˆŁ’Ų¹ŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡ŁŁ…Ł‘ŁŽ Ų§Ų±Ł’Ų²ŁŁ‚Ł’Ł†ŁŽŲ§ Ų§Ł„Ų®ŁŲ“ŁŁˆŁ’Ų¹ŁŽ فِي ŲµŁŽŁ„Ų§ŁŽŲ§ŲŖŁŁ†ŁŽŲ§


Artinya: Ya Rabb, anugerahkanlah rasa ketenangan (tumakninah) dan khusyuk dalam shalat kami.


Setelah berusaha maksimal agar bisa shalat dengan khusyuk, namun ternyata kita masih belum bisa fokus, apa yang harus dilakukan? Kita tak perlu berkecil hati dan patah semangat. Khusyuk memang tidak bisa kita dapatkan secara instan.


Perlu latihan yang terus menerus, menyatukan hati dan pikiran. Sehingga nanti hadirnya hati dalam setiap gerakan shalat kita menjadi kebiasaan.Ā 
Ā