Ila Fadilasari
Penulis
Mungkin ada di antara kita yang saat shalat kerap tidak khusyuk. Pikiran melayang kemana-mana, bahkan sesuatu yang sebelum shalat tidak terpikirkan, malah jadi bermunculan. Akibatnya, seseorang menjadi lupa berapa rakaat yang sudah dilakukan.
Shalat merupakan tiang agama. Di antara amalan-amalan seorang hamba yang pertama kali dihisab adalah shalatnya. Shalat menjadi patokan atau ukuran amal-amal yang lain. Jika shalatnya baik, maka amal yang lainnya dianggap baik.Ā
Shalat merupakan salah satu sarana yang paling utama dalam hubungan antara manusia dengan Allah swt. Shalat juga merupakan sarana komunikasi bagi jiwa manusia dengan Allah swt.Ā
Pengertian Khusyuk
Dilansir dari NU Online, Syekh Muhammad bin Bir Ali al-Barkuli (wafat 981 H) menyatakan:Ā
Ā ŁŁŁŁ ŁŁŁŁŲ§Ł
Ł Ų§ŁŁŁŁŁŁŲØŁ ŲØŁŁŁŁŁ ŁŁŲÆŁŁŁ Ų§ŁŁŲŁŁŁŁ ŲØŁŁŁŁ
ŁŁ Ł
ŁŲ¬ŁŁ
ŁŁŲ¹ŁĀ
Artinya: Khusyuk adalah hati berdiri (menghadap) di hadapan Tuhan Yang Maha Benar dengan kesedihan yang besar (Muhammad bin Bir Ali al-Barkuli, at-Thariqah al-Muhammadiyah dicetak bersama al-Bariqah al-Mahmudiyah, juz III, halaman 98). Ā Ā
Selain itu, al-Barkuli juga mengutip kalam ulama yang mengatakan ātadzallul al-qulub li āallamil ghuyubā, atau khusyuk adalah kerendahan hati di hadapan Tuhan Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengawasi.
Ulama kontemporer Syekh Wahbah bin Musthafa az-Zuhaili dalam at-Tafsir al-Munir saat menafsirkan surah al-Mukminun ayat 2, yakni āalladzina hum fi shalatihim khasyiāunā, dengan menyatakan:Ā
ŁŁŁ Ų§ŁŲ®Ų¶ŁŲ¹ ŁŲ§ŁŲŖŲ°ŁŁ ŁŁŁ ŁŲ§ŁŲ®ŁŁ Ł
Ł Ų§ŁŁŁ ŲŖŲ¹Ų§ŁŁ ŁŁ
ŲŁŁ Ų§ŁŁŁŲØ ŁŲ„Ų°Ų§ Ų®Ų“Ų¹ Ų®Ų“Ų¹ŲŖ Ų§ŁŲ¬ŁŲ§Ų±Ų ŁŁŁŲ§ ŁŲ®Ų“ŁŲ¹Ł Ų„Ų° ŁŁ Ł
ŁŁŁŲ§ Ā
Artinya: Khusyuk adalah kepasrahan, kerendahan, rasa takut kepada Allah. Tempatnya di hati. Karenanya, orang yang hatinya khusyuk, tentu semua anggota badannya turut khusyuk. Sebab hatilah yang menguasai seluruh anggota badan (Wahbah bin Musthafa az-Zuhaili, at-Tafsir al-Munir, juz XVIII, halaman 14). Ā
Cara agar Shalat Khusyuk
Dalam kaitan antara arti penting shalat dan makna khusyuk, maka kita sebagai hamba Allah harus berusaha agar dapat menjalankan shalat dengan khusyuk. Lantas bagaimana caranya?
Menurut Syekh Izzuddin Syekh Izzuddin bin Abdissalam (wafat 660 H) dalam kitab al-Qawaāid al-Kubra atau yang populer disebut Qawaāid al-Ahkam fi Mashalih al-Anam, cara khusyuk adalah menggunakan kaidah likulli maqamin maqalun. Maksudnya, di setiap gerakan, ada bacaan dan penghayatan masing-masing yang harus diseriusi.
Syekh Izzuddin menjelaskan:Ā
ŁŲ„ŁŁ Ų§ŁŁ
ŲµŁŁ Ł
Ų£Ł
ŁŲ± Ų„Ų°Ų§ ŁŲ±Ų£ Ų§ŁŁŲ±Ų¢Ł Ų£Ł ŁŁŲ§ŲŲø Ł
Ų¹Ų§ŁŁŁ ŁŲ„Ł ŁŲ§Ł ŁŁ Ų¢ŁŲ© ŁŲ¹ŁŲÆ Ų®Ų§ŁŁ ŁŲ„Ł ŁŲ§Ł ŁŁ Ų¢ŁŲ© ŁŲ¹ŲÆ Ų±Ų¬Ų§Ł ŁŁŁŲ°Ų§ ŁŲ§Ł Ų³ŲØŲŲ§ŁŁ ŁŲŖŲ¹Ų§ŁŁ: Ų£ŁŁ
ŁŁŁ ŁŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁŲŖŁ Ų¢ŁŁŲ§Ų”Ł Ų§ŁŁŁŁŁŁŁŁ Ų³ŁŲ§Ų¬ŁŲÆŲ§Ł ŁŁŁŁŲ§Ų¦ŁŁ
Ų§Ł ŁŁŲŁŲ°ŁŲ±Ł Ų§ŁŁŲ¢Ų®ŁŲ±ŁŲ©Ł ŁŁŁŁŲ±ŁŲ¬ŁŁ Ų±ŁŲŁŁ
ŁŲ©Ł Ų±ŁŲØŁŁŁŁĀ
Artinya: Orang yang shalat diperintahkan menghayati makna setiap ayat al-Qurāan yang dibacanya. Bila saat itu ia membaca ayat tentang ancaman (bagi yang durhaka), maka akan berbuah rasa takut kepada-Nya. Jika ayat yang dibaca mengandung janji pahala kebaikan, maka ia optimis mendapatkannya. Allah berfirman: Apakah orang yang beribadah tengah malam, sujud dan berdiri karena takut (azab) akhirat dan mengharap rahmat Tuhannya, sama seperti orang yang bermaksiat kepada Allah dengan kekufuran atau maksiat lainnya? (Izzuddin bin Abdissalam, al-Qawaāid al-Kubra, juz I, halaman 353).
Sementara dilansir dari NU Online, cara agar kita dapat shalat bisa khusyuk di antaranya:
Pertama, jaga mata dan jaga telinga. Mata dan telinga merupakan pintu utama yang menuju langsung ke dalam hati. Bersikap Ihsan dalam shalat yaitu:
Ā Ų£ŁŁŁ ŲŖŁŲ¹ŁŲØŁŲÆŁ Ų§ŁŁŁŁ ŁŁŲ£ŁŁŁŁŁŁ ŲŖŁŲ±ŁŲ§ŁŁŲ ŁŁŲ„ŁŁŁ ŁŁŁ
Ł ŲŖŁŁŁŁŁ ŲŖŁŲ±ŁŲ§ŁŁ ŁŁŲ„ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ±ŁŲ§ŁŁ
Artinya: (Ihsan adalah) Engkau beribadah kepada Allah, seolah-olah engkau melihat-Nya. Kalaupun engkau tidak bisa melihat-Nya, sungguh Dia melihatmu.
Kedua, membaca ta'awudz dan surat An-Nas sebelum shalat.Ā
Ketiga, tekad dan keinginan yang kuat.Ā
Doa agar Shalat Khusyuk
Kita juga perlu membaca doa untuk kekhusyukan shalat sebagai bagian dari Ā usaha:
Ā Ų§ŁŁŁŁŁŁŁ
ŁŁ Ų£ŁŲ¹ŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁ Ų°ŁŁŁŲ±ŁŁŁ ŁŁŲ“ŁŁŁŲ±ŁŁŁ ŁŁŲŁŲ³ŁŁŁ Ų¹ŁŲØŁŲ§ŲÆŁŲŖŁŁŁĀ
Artinya: Ya Allah, semoga Engkau memberi pertolongan kepada kami untuk bisa selalu ingat (zikir) kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.
Ų§ŁŁŁŁŁŁŁ
ŁŁ Ų§Ų±ŁŲ²ŁŁŁŁŁŲ§ Ų§ŁŲ·ŁŁŁ
ŁŲ£ŁŁŁŁŁŁŁŲ©Ł ŁŁŲ§ŁŁŲ®ŁŲ“ŁŁŁŲ¹Ł Ų§ŁŁŁŁŁŁŁ
ŁŁ Ų§Ų±ŁŲ²ŁŁŁŁŁŲ§ Ų§ŁŲ®ŁŲ“ŁŁŁŲ¹Ł ŁŁŁ ŲµŁŁŲ§ŁŲ§ŲŖŁŁŁŲ§
Artinya: Ya Rabb, anugerahkanlah rasa ketenangan (tumakninah) dan khusyuk dalam shalat kami.
Setelah berusaha maksimal agar bisa shalat dengan khusyuk, namun ternyata kita masih belum bisa fokus, apa yang harus dilakukan? Kita tak perlu berkecil hati dan patah semangat. Khusyuk memang tidak bisa kita dapatkan secara instan.
Perlu latihan yang terus menerus, menyatukan hati dan pikiran. Sehingga nanti hadirnya hati dalam setiap gerakan shalat kita menjadi kebiasaan.Ā
Ā
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Wajib Bahagia Menyambut Maulid Nabi Muhammad Saw
2
Khutbah Jumat: Meneladani Nabi Muhammad di Bulan Rabiāul Awal
3
Maulid Nabi 5 September 2025, Ini 5 Alasan Sunnah Merayakannya
4
4 Hikmah Nabi Dilahirkan pada Hari Senin Bulan Rabiul Awal
5
Khutbah Jumat: Merayakan Maulid Nabi, Momen Teladani Akhlak Terpuji
6
PBAK UIN Raden Intan Lampung 2025 Kukuhkan 4.174 Mahasiswa Baru
Terkini
Lihat Semua