• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Jumat, 2 Desember 2022

Warta

Wujudkan Kaderasi Nasional, PMII Rayon Pertanian Unila Adakan Pergantian Ketua Rayon

Wujudkan Kaderasi Nasional, PMII Rayon Pertanian Unila Adakan Pergantian Ketua Rayon
RTAR PMII Rayon Pertanian Unila
RTAR PMII Rayon Pertanian Unila

Bandar Lampung, NU Online Lampung

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Pertanian Komisariat Universitas Lampung Cabang Bandar Lampung melaksanakan kegiatan Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) ke-36 di Lamban Pergerakan, Jalan Abdul Muis Perumahan Griya Gedong Meneng, Kamis (26/05/22). Kegiatan ini juga dalam rangka memilih Ketua Rayon Pertanian yang baru.  


Momen pergantian Ketua Rayon ini menetapkan Jefriyadi sebagai Ketua Terpilih Rayon Pertanian dan Intan Prastiani sebagai Ketua Terpilih Korps PMII Putri (Kopri) Pertanian. Kegiatan ini mengusung tema PMII Rayon Pertanian Unila Menuju Barometer Kaderisasi Nasional.


Ketua Terpilih Rayon Pertanian, Jefriyadi dalam sambutannya berharap dapat menjalankan roda organisasi dengan optimal sehingga dapat mencapai cita-cita luhur nilai pergerakan. “Saya berharap tema kegiatan ini dapat terwujud dengan cara menjalankan kaderisasi yang fokus pada bidang pertanian sehingga para anggota setelah lulus dari perkuliahan nanti tidak bingung apa yang harus dikerjakan,” katanya. 


Ketua Pelaksana RTAR, Hafiz Faturrahman sekaligus mahasiswa Jurusan Peternakan Unila mengatakan, RTAR Rayon Pertanian adalah momen belajar berdinamika untuk seluruh anggota PMII Rayon Pertanian. 


“Saya berharap kader atau anggota Rayon Pertanian dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan mampu menerapkan jiwa profesionalitas dan tanggung jawab dalam menjalankan roda organisasi,” ujarnya. 


Ketua Rayon Demisoner, Prima Ardiansyah mengatakan, RTAR adalah forum tertinggi di tingkat rayon dan menjadi ajang untuk menentukan rumusan-rumusan baru yang di rasa perlu dilakukan untuk menunjang keberlangsungan kader maupun anggota supaya terciptanya PMII Rayon Pertanian yang lebih maju. 


“Forum tertinggi ini menjadi laboratorium demokrasi bagi kader dan anggota dalam belajar dan memahami bagaimana proses persidangan sesuai dengan sidang pleno yang diatur dalam AD/ART yang mengatur landasan operasional dan peraturan dalam melaksanakan kegiatan. Saya berharap kepengurusan Rayon Pertanian ke depan menjalankan organisasi secara profesional sesuai dengan Tri Khitmad PMII Taqwa, Intelektual, dan Profesional,” ungkapnya.


Dalam pengadaan Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) ini adalah sebagai bentuk wujud dari kesadaran para anggota dan semua lapisan kader untuk sadar penuh tentang pentingnya meneruskan para pejuang pahlawan Nahdlatul Ulama terdahulu. (Nayla Syaqirotul Rizkiyah)


 


Warta Terbaru