• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Jumat, 9 Desember 2022

Warta

‘Pesta Duren’ Cairkan Suasana Pertemuan Pengurus NU dan Kepolisian di Pringsewu

‘Pesta Duren’ Cairkan Suasana Pertemuan Pengurus NU dan Kepolisian di Pringsewu
Makan duren bareng di Mapolres Pringsewu setelah kegiatan pertemuan pengurus NU dan kepolisian se Provinsi Lampung. (Foto: Istimewa)
Makan duren bareng di Mapolres Pringsewu setelah kegiatan pertemuan pengurus NU dan kepolisian se Provinsi Lampung. (Foto: Istimewa)

Pringsewu, NU Online Lampung

Kepolisian Daerah Provinsi Lampung menggelar pertemuan dengan seluruh jajaran pengurus NU mulai dari Pengurus Wilayah NU Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, sampai dengan Ranting NU pada Rabu (14/9/2022). Kegiatan yang dilakukan secara virtual ini ditujukan untuk memperkuat komunikasi, konsolidasi, dan sinergisitas kedua pihak dalam rangka mewujudkan tatanan masyarakat yang aman, damai, dan kondusif.


Pada pertemuan tersebut, masing-masing tingkatan kepengurusan NU berkumpul yakni tingkat provinsi di Kantor Polda Lampung, tingkat kabupaten di Polres, tingkat kecamatan di Polsek, dan tingkat ranting dikoordinir oleh Babinkamtibmas. Tampak terjalin komunikasi, diskusi, dan sinergisitas yang erat antara Polri dan NU pada pertemuan tersebut.


Namun ada yang unik pada pertemuan di Pringsewu yang dipusatkan di Mapolres setempat. Selain mengikuti pengarahan dari Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus dan Ketua PWNU Lampung Prof Moh Mukri, Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi mengajak para pengurus NU Pringsewu untuk ‘pesta duren’ setelah acara tersebut.


Acara makan duren bareng ini nampak mampu mencairkan suasana dan semakin memperkuat ikatan emosional dan penyamaan frekuensi antara para pengurus NU dan anggota kepolisian. “Ini duren hasil kebun salah satu anggota kami,” katanya seraya mempersilakan semua yang hadir menikmati duren tersebut.


Dengan makan duren bareng ini juga, perbincangan terasa santai dan mengalir serta sering diselingi dengan guyonan-guyonan, baik dari Kapolres maupun para pengurus NU Pringsewu. “Kalau makan duren sudah biasa. Tapi makan duren di Polres baru kali ini,” kata Ketua PCNU Pringsewu H Taufik Qurrohim melempar guyonan disambut tawa yang hadir.


Rais Syuriyah PCNU KH Hambali yang hadir pada kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa komunikasi yang lancar perlu dilakukan oleh kedua belah pihak untuk menyamakan sinyal. Komunikasi tersebut tidak hanya perlu dibangun secara formal melalui pertemuan dan rapat, namun juga bisa dilakukan dengan pertemuan informal seperti dengan makan duren bersama ini.


“Biasanya kalau rapat formal, apa yang disampaikan masih ada hal-hal yang tidak bisa diungkapkan. Tapi dengan ngobrol santai sambil makan duren, semua unek-unek bisa dikeluarkan dan lebih santai,” jelas Kiai Hambali yang juga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pringsewu ini.


Perkuat Sinergisitas Polri dan NU

Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus dalam kesempatan tersebut berharap sinergisitas Polri dan NU terus untuk dipertahankan dan diperkuat. Ia menginstruksikan kepada seluruh jajaran mulai dari Polda, Polres, Polsek, dan Babinkamtibmas untuk terus melakukan komunikasi dengan kepengurusan NU.


“Struktur kepengurusan di Polri dan NU hampir sama mulai dari tingkat pusat sampai bawah. Ini akan mempermudah koordinasi di tiap levelnya,” ungkapnya.


Sinergisitas ini menurutnya sangat penting di tengah adanya sekelompok orang yang memaksakan kehendak dan tidak sesuai dengan komitmen dalam berbangsa dan bernegara. Semua elemen masyarakat, terlebih ormas NU harus saling bahu-membahu menghalau kelompok tersebut untuk mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang damai.


“Bicara NKRI tidak akan lepas dari bicara NU. Karena selama ini (NU) sudah teruji,” ungkapnya.


Sementara Ketua PWNU Lampung yang saat ini menjadi Ketua PBNU Prof Moh Mukri menegaskan bahwa sinergi adalah sebuah keniscayaan dalam mewujudkan dan terselenggaranya kebaikan. Terlebih di tengah terjadinya ‘turbulensi sosial’ saat ini, semua elemen harus sigap untuk mencari solusi yang terbaik.


“Kini pola hidup masyarakat sudah banyak yang berubah. Semua harus disikapi dengan cara bersinergi dan tidak bisa ditangani sendiri,” ungkapnya.


Sehingga ia mengajak kepengurusan NU di semua tingkatan untuk mem-back up kepolisian untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban lingkungannya masing-masing. (Muhammad Faizin)


Editor:

Warta Terbaru