• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Sabtu, 18 Mei 2024

Warta

PBNU Ikhbarkan 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024

PBNU Ikhbarkan 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024
Waketum PBNU, KH Zulfa Mustofa saat mengikhbarkan 1 Syawal 1445 H (Foto: Tangkapan Youtube TVNU)
Waketum PBNU, KH Zulfa Mustofa saat mengikhbarkan 1 Syawal 1445 H (Foto: Tangkapan Youtube TVNU)

Jakarta, NU Online Lampung

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengikhbarkan 1 Syawal 1445 H jatuh pada Rabu 10 April 2024. Maka kaum muslimin dapat melaksanakan takbir mulai malam ini, dan esok pagi melaksanakan shalat Idul Fitri. 


Wakil Ketua Umum PBNU, KH Zulfa Mustofa menyampaikan, setelah dilakukan rukyatul hilal bil fi’li di beberapa lokasi yang telah ditentukan dan dilaporkan berhasil melihat hilal.


“Maka atas dasar tersebut, sesuai dengan pendapat al-Madzhahib al-Arba’ah, dengan ini PBNU mengikhbarkan awal bulan syawal 1445 H jatuh hari Rabu pahing bertepatan dengan 10 April 2024,” ujarnya. 


“Kepada seluruh warga Nahdlatul Ulama, dan umat Islam pada umumnya, kami sampaikan Selamat Merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1445 H dengan penuh suka cita, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Kiai Zulfa Mustofa.


Dilaporkan hasil rukyatul hilal LF Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan dapat melihat hilal, kemudian dua titik lokasi lain di Provinsi Jawa Timur dilaporkan dapat melihat hilal. Daerah lain juga yang dapat melihat hilal di antaranya yaitu Manado, Sidoarjo, dan Tangerang. 


Berikut data hilal berdasarkan hisab Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) pada Selasa, 8 April 2024 atau bertepatan 29 Ramadhan.


Tinggi hilal mari’e atau irtifa’a adalah busur yang ditarik tegak lurus dari ufuk toposentrik (mar’ie) menuju titik zenith hingga tepat berujung di pusat cakram bulan. 


Tinggi hilal terkecil di Indonesia saat matahari terbenam pada Selasa, 29 Ramadhan 1445 H atau bertepatan 9 April 2024 M berada di Kota Merauke, Provinsi Papua Selatan dengan tinggi +4 derajat 52 menit, sedangkan parameter hilal terbesar terjadi di Kota Lhoknga, Provinsi Aceh dengan tinggi +7 derajat 28 detik.


Elongasi terkecil di Indonesia saat matahari terbenam pada Selasa, 29 Ramadhan 1445 H atau bertepatan 9 April 2024, sebesar 8 derajat 30 menit di Kota Merauke, Provinsi Papua Selatan dan sampai dengan 10 derajat 19 menit derajat di Kota Lhoknga, Provinsi Aceh.


Adapun lama hilal di atas ufuk pada Selasa, 29 Ramadhan 1445 H atau bertepatan 9 April 2024, mulai 23 menit 19 detik di Kota Merauke, Provinsi Papua Selatan sampai dengan lama hilal 32 menit 46 detik di Lhoknga, Aceh.


Ijtimak bulan awal Syawal 1445 H ini terjadi pada Selasa Legi 9 April 2024 M pukul 01:22:49 WIB jika merujuk titik lokasi Gedung PBNU Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat dengan koordinat 6º 11’ 25” LS 106º 50’ 50” BT.

(Dian Ramadhan)


Editor:

Warta Terbaru