• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Jumat, 9 Desember 2022

Warta

Panen Melon Sultan di Pesantren Al Hidayat Gerning, Bupati Pesawaran: Rasanya Mantul!

Panen Melon Sultan di Pesantren Al Hidayat Gerning, Bupati Pesawaran: Rasanya Mantul!
Panen Melon Sultan di Pesantren Al Hidayat Gerning Pesawaran (Foto: Istimewa)
Panen Melon Sultan di Pesantren Al Hidayat Gerning Pesawaran (Foto: Istimewa)

Pesawaran, NU Online Lampung
Santri dan keluarga besar Pesantren Al Hidayat Gerning Kabupaten Pesawaran, Lampung sedang merasakan kebahagiaan. Pasalnya, budidaya melon sultan di greenhouse yang dikelola oleh para santri kini sudah memasuki masa panen raya.


Panen perdana melon sultan hasil tangan terampil para santri yang siap menjadi ikon buah baru di Lampung ini dilakukan pada Kamis (14/7/2022). Hadir pada panen perdana tersebut Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang berkesempatan mencicipi rasa dari melon sultan ini.


"Rasanya mantul!," ungkapnya saat merasakan kesegaran melon sultan bersama sejumlah tokoh Pesawaran dan Lampung di greenhouse yang menggunakan teknologi Internet of Thing (IoT) ini.


Dendi merasa bangga dengan kemampuan para santri Al Hidayat yang telah berhasil membudidayakan melon sultan. "Melon sultan ini sangat cocok masuk pasar modern dan cocok untuk konsumsi masyarakat," ungkapnya.


Program penanaman melon sultan ini merupakan kerjasama pesantren di Lampung yang salah satunya adalah Pesantren Al Hidayat Asuhan A'wan PBNU KH Ahmad Ma'shum Abror. Pesantren yang membudidayakan melon ini berjumlah 14 dan tersebar di Lampung. Mereka tergabung dalam Himpunan Ekonomi Pesantren (Hebitren) Lampung.


Ketua Hebitren Lampung Hasan Errezha mengatakan bahwa budidaya melon ini didukung oleh Bank Indonesia dan Pesantren Al Ittifaq Bandung Jawa Barat yang menjadi inspirator greenhouse dan jenis melon sultan ini.


Melon sultan memiliki kualitas unggul dan saat ini pemasarannya sudah melalui pasar modern. Melon ini memiliki kelebihan dari melon biasa karena memiliki ciri khas lain yakni kulit kuning keemasan, tekstur kulit cantik, dan daging buah yang segar dan menarik.


"Tekstur daging buahnya pun lembut dan renyah serta yang terpenting rasa manis yang mengalahkan rasa melon-melon lainnya," ungkapnya.


Ia menyebut bahwa selain di Pesantren Al Hidayat, beberapa pesantren di Lampung juga sedang pada musim panen. Di Pesantren Istiqamah Al-Amin dan Pesantren Al-Hamid di Cintamulya Lampung Selatan, Pesantren Darul Ulum Lampung Selatan, serta Pesantren Nurul Fatah dan Pesantren Nurul Ikhlas di Tulang Bawang.


Selain bupati hadir juga deputi Kepala BI KPW Lampung Irfan Parulian, Akademisi UIN RIL Prof Nirva Diana , Prof Ruslan Abd. Ghofur  Noor, Rektor IAI Annur Lampung  Andy Warisno, Maulana  Muklis dari UNILA, Ketua Yayasan Darul Ma'arif  Habib Ahmad Ghozali Assegaf, Ketua PCNU Kota Metro H Rudi, Rektor Universitas Malahayati Achmad Farich dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Pesawaran. (Muhammad Faizin)


Editor:

Warta Terbaru