• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Jumat, 2 Desember 2022

Warta

Cicipi Melon Sultan, Kakanwil Kemenag Lampung: Luar Biasa Manisnya!

Cicipi Melon Sultan, Kakanwil Kemenag Lampung: Luar Biasa Manisnya!
Kakanwil Kemenag Lampung, Puji Raharjo (Foto: Istimewa)
Kakanwil Kemenag Lampung, Puji Raharjo (Foto: Istimewa)

Bandarlampung, NU Online Lampung

Santri memang serba bisa. Bukan hanya ilmu agama, kini santri juga mampu menunjukkan kualitasnya di berbagai sektor kehidupan. Mulai dari pendidikan sampai pertanian, para santri mampu menunjukkan jati diri yang memiliki kompetensi.

 

Hal ini ditunjukkan oleh para santri di Lampung yang berhasil mengelola pertanian buah Melon Sultan dengan sistem modern bernama Internet of Thing (IoT). Hasil buah yang dihasilkan juga 'berkelas sultan' dengan rasa yang sangat kompetitif.

 

“Saya coba. Bismillahirrahmanirrahim. Manis. Luar biasa manisnya. Melon Sultan memang manis. Top, markotop,” ungkap Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Lampung Puji Raharjo yang mencicipi Melon Sultan hasil budidaya dari santri Pesantren Istiqomah al Amin Cinta Mulya Lampung Selatan, Kamis (30/6/2022).

 

Buah Melon Sultan memang memiliki kelebihan tersendiri dari jenis melon lainnya. Selain dibudidayakan di green house dengan sangat minim bahan kimia, Melon Sultan juga memiliki tingkat kemanisan sampai dengan 16-17 brix.

 

Mas Puji, sapaan karibnya, mengungkap bahwa keberhasilan pesantren tersebut dalam menghasilkan Melon Sultan yang memiliki kualitas tinggi ini merupakan bukti nyata bahwa pesantren bisa menjadi institusi yang mandiri.

 

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi inspirasi bagi pesantren-pesantren lainnya dalam membangun kemandirian pesantren serta mencetak para santri yang handal di berbagai bidang keilmuan,” harap Mas Puji.

 

Sementara Pengasuh Pesantren Istiqamah Al Amin Gus Hasan Errezha menjelaskan, saat ini sudah ada 14 green house sebagai tempat budidaya Melon Sultan yang layak menjadi ikon buah baru di Lampung. Bulan ini sedang musim panen raya di lima pesantren yakni Pesantren Istiqamah Al-Amin dan Pesantren Al-Hamid di Cintamulya Lampung Selatan, Pesantren Darul Ulum Lampung Selatan, serta Pesantren Nurul Fatah dan Pesantren Nurul Ikhlas di Tulang Bawang.

 

Gus Hasan yang juga Ketua Himpunan Ekonomi Pesantren (Hebitren) Lampung ini menambahkan bahwa masyarakat juga bisa menikmati segarnya Melon Sultan langsung dari greenhouse-nya dengan mengunjungi, memetik, dan menikmatinya sendiri langsung dari kebun di lima pesantren ini. (Muhammad Faizin)


Warta Terbaru