• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Selasa, 16 Agustus 2022

Warta

MWCNU Baradatu Bersama PCNU Way Kanan Gelar Istighotsah dan Halal bi Halal

MWCNU Baradatu Bersama PCNU Way Kanan Gelar Istighotsah dan Halal bi Halal
Istighotsah dan Halal bi Halal MWCNU Baradatu dan PCNU Way Kanan
Istighotsah dan Halal bi Halal MWCNU Baradatu dan PCNU Way Kanan

Way Kanan, NU Online Lampung

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan menggelar istighotsah dan halal bi halal bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Way Kanan bertempat di Masjid Attaqwa Kampung Setia Negara Kecamatan Baradatu, Jumat (27/5/2022).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tanfidziyah PCNU Way Kanan, KH Nurhuda beserta Jajaran Pengurus dengan menghadirkan KH Ali Murtadlo, selaku Katib Syuriah PCNU Way Kanan sebagai penceramah.


Selain itu turut hadir Camat Baradatu, Desta Budi Rahayu, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Baradatu, Kompol Edy Saputra, Komandan Koramil (Danramil) Baradatu, Kapten Sulaiman, Kepala Kampung Setia Negara, Vera, serta Nahdliyin.


Ketua MWCNU Baradatu, Ustadz Ahid Mafrukhi mengatakan, halal bi halal sekaligus istighotsah dilaksanakan dengan maksud untuk memperkuat tali silaturahim antar Pengurus MWC, pengurus ranting, dan sekaligus mensosialisasikan kegiatan yang sudah berjalan.


“Hal ini sangat penting, agar kita semakin kuat dan solid dalam menggerakkan NU Baradatu dan Kabupaten Way Kanan ke depannya,” ujarnya


Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Way Kanan, KH Nur Huda dalam sambutannya mengatakan, tidak bosan-bosannya mengingatkan tentang Kotak Infak Nahdlatul Ulama (Koin NU) serta memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus MWCNU Kecamatan Baradatu yang yang telah menggelar acara halal bi halal sekaligus istighotsah. 


“Saya gak bosan-bosannya untuk mengingatkan tentang program Koin NU, karena program ini merupakan program unggulan. Jika dananya dikelola dengan baik maka akan sangat bermanfaat untuk kemaslahatan umat,” ungkapnya.


Selain itu, KH Nurhuda juga mengingatkan Koin NU di Way Kanan pengelolaan dana semuanya diserahkan dengan sistem pengelolaan 30 persen ke MWCNU, dan 70 persen dikelola oleh Ranting.


“Jadi tidak ada sepeserpun dana Koin NU itu untuk PCNU sehingga semuanya diserahkan ke MWCNU dan Ranting,” kata Ketua Tanfidziyah PCNU Way Kanan tiga periode ini.


Katib Syuriah PCNU Way Kanan, KH Ali Murtadlo dalam ceramahnya menyampaikan, mudah-mudahan Allah mengampuni semua kesalahan kita karena sesuai janji-Nya, Allah akan mengampuni semua hamba yang memohon ampun kepada-Nya. 


“Bagaimana kesalahan kita terhadap sesama manusia, disinilah fungsi halal bi halal menjadi pelebur kesalahan antar sesama,” ujarnya.


Menurut KH Ali Murtadho halal bi halal menjadi sesuatu yang penting, karena hubungan manusia bukan hanya kepada Allah swt, tapi juga hubungan sesama manusia. 


“Kesalahan-kesalahan manusia kepada Allah bisa dimohonkan ampun kepada-Nya melaui istighfar, bertobat dan tidak mengulangi, serta melakukan ibadah lainnya. Namun untuk kesalahan terhadap sesama, setiap orang harus memohon maaf kepada individu manusia langsung atas kesalahan yang pernah dilakukannya,” paparnya. (Teddy Heriyanto)
 


Warta Terbaru