• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Selasa, 23 April 2024

Warta

Wali Kota Bandar Lampung Tinjau Kemandirian Ekonomi Pesantren Al Hikmah

Wali Kota Bandar Lampung Tinjau Kemandirian Ekonomi Pesantren Al Hikmah
Wlaikota Bandar Lampung Eva Dwiana saat berkunjung ke pesantren Al Hikmah Bandar Lampung
Wlaikota Bandar Lampung Eva Dwiana saat berkunjung ke pesantren Al Hikmah Bandar Lampung

Bandar Lampung, NU Lampung Online
Wali kota Bandar Lampung, Hj Eva Dwiana mengunjungi pondok pesantren Al Hikmah, Kedaton, Bandar Lampung, untuk meninjau vaksinasi dan penyuluhan bagi para santri dan masyarakat umum, Selasa (30/11). Kegiatan itu di diselenggarakan di Gedung B pesantren Al Hikmah.

 

Di pesantren itu, walikota memberikan penyuluhan tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS), di lokal Gedung B pesantren. 

 

Setelah itu, Bunda Eva, sapaan akrab Wali Kota Bandar Lampung itu, berkeliling melihat sarana ekonomi yang ada di pesantren. Seperti produksi kemasan air mineral Sannu, pusat perbelanjaan NU Mart, simpan pinjam Baitul Mal wa Tamwil (BMT) dan pusat kuliner Food Court, yang terletak di sebelah selatan pondok pesantren. 

 

Bunda Eva yang didampingi sejumlah staf Pemerintah Kota Bandar Lampung dan pengasuh pesantren Al Hikmah, KH. Basyaruddin Maisir, berjalan menuju rumah produksi yang menjadi pusat kemandirian pesantren. 

 

Dia menyatakan kekagumannya atas kemandirian  pesantren Al Hikmah yang bisa memaksimalkan potensi yang ada. "Saya berharap  Al Hikmah bisa menjadi motivasi bagi pesantren-pesantren lain yang ada di Bandar Lampung.  Al Hikmah sudah mampu menjadi contoh yang nyata bagi yang lainnya," kata walikota. 

 

Bunda Eva mengatakan, kemandirian ekonomi pesantren sangat diperlukan guna menunjang kemaslahatan bersama. Tidak hanya bagi keluarga besar pesantren, namun dampaknya bisa meluas sampai ke masyarakat yang majemuk. 

 

"Apalagi pesantren selain sebagai agen perubahan dan kontrol dari pendidikan, juga bisa menjadi penggerak dan kontrol bagi ekonomi masyarakat. Sehingga sinergi ekonomi antar pesantren bisa menjadi kekuatan yang dapat menopang perekonomian bangsa," ujarnya. 

 

Sementara salah satu pengajar di pesantren Al Hikmah, Ustadz Fauzi, mengatakan, Al Hikmah sejak dua tahun lalu sudah mulai menata dan menitik beratkan ekonomi pesantren. Sekarang buktinya telah terwujudnya sedikit demi sedikit.

 

"Ke depan kemungkinan kami akan menambah sesuatu yang baru, yang juga bisa menjadikan penunjang ekonomi pesantren. Semoga bisa segera terwujud, " katanya.

 

(Yudi Prayoga)


Warta Terbaru