• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Jumat, 1 Maret 2024

Warta

Risma Tiga Desa Lakukan Rutinan Al Barzanji

Risma Tiga Desa Lakukan Rutinan Al Barzanji
Risma Tiga Desa Lakukan Rutinan Al Barzanji
Risma Tiga Desa Lakukan Rutinan Al Barzanji

Pringsewu, NU Online Lampung

Remaja Islam Masjid (Risma) Pekon Tanjung Sari menyelenggarakan kegiatan rutinan pembacaan Al Barzanji, Ahad (15/1/2023). Kegiatan ini merupakan gabungan tiga desa yaitu Risma Desa Tanjung Berisi, Tanjung Senang, dan Tanjung Sari yang dilaksanakan satu bulan sekali. 

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Pengasuh Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Asoghiri, Tanjung Senang, tokoh masyarakat, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Tanjung Sari, 60 orang Risma pekon Tanjung Sari, dan santri TPA. 

 

Pengasuh Risma Tanjung Berisi, Saiful Rohmat mengatakan, ini adalah kali pertama Risma dari tiga pekon bersatu dalam satu kegiatan dan acara ini akan menjadi kegiatan rutinan dalam setiap bulannya.

 

“Dari masing-masing Risma antar Desa selalu melakukan Yasinan dan Al-Barzanji pada setiap malam Jumat. Dan melakukan kegiatan pawai obor dalam menyongsong Ramadhan namun dilakukan masing-masing,” ujarnya.

 

Lebih lanjut ia mengatakan harapannya pada hari-hari besar Islam, Risma di Pekon Tanjung Sari bisa kompak menjadi satu melaksanankan kegiatan.

 

Perwakilan Ansor Tanjung Sari, Yobi Aprizal mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan secara bersamaan Risma antar Desa yang ada di Pekon Tanjung Sari.

 

“Dalam pengajian rutin ini kita semua harus bisa mengambil inti sari dari yang diharapkan oleh masing-masing pengasuh Risma, tiga hal pelajaran yang diberikan yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan menjadi anak yang saleh,” ujarnya.

 

Menurutnya apabila ketiga amal itu dilakukan, tidak akan terputus meskipun meninggal dunia, sesuai dengan hadis Nabi, jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan doa anak yang saleh.

 

“Kebiasaan yang dilakukan sejak dini akan melekat dan bisa menjadi karakter, seperti kegiatan yang dilaksanakan ini. Risma Tanjung Sari rata-rasa SMP dan SMA ikuti kegiatan-kegiatan keagamaan dan kegiatan positif lainnya agar sampai tua kelak bisa terus istiqamah mengaji dan peduli terhadap kegiatan keagamaan di masyarakat,” ungkapnya.

 

Pengasuh TPA Asoghiri Tanjung Senang, Sahlani mengatakan, membuat acara itu sangat mudah namun yang sulit adalah istiqamah.

 

“Semoga pengasuh Risma selalu diberikan kesehatan dan istiqamah untuk terus membina dan mengarahkan Risma yang ada di tiap-tiap dusun ini. Sebab di usia mereka ini betul-betul butuh perhatian, pengarahan dan binaan yang terus menerus,” ujarnya.

 

Seperti tanaman bagus atau tidak kualitas buah tergantung dari perawatan sejak kecil, jika rajin dipupuk, dirawat insyaallah hasilnya bagus. Namun, sebaliknya jika tidak dirawat maka hasilnya kurang baik, seperti halnya Risma ini gambaran ke depannya bisa dilihat dari hari ini. 

 

“Isu hari ini sedang marak anak SMP atau SMA mabuk, melakukan pembunuhan, hamil di luar nikah, dam banyak lagi kasus lainnya yang terjadi. Saya sangat meyakini perbuatan itu tergantung dari lingkungan dan pergaulan tersebut,” ungkapnya.

 

Maka anak-anak Risma Tanjung Sari diharapkan bisa menjaga diri dengan mengikuti pengajian-pengajian yang ada di desa, pekon maupun di luar pekon agar kita senantiasa dalam lindungan Allah swt.

 

Terkhusus yang laki-laki, kurangi jika bisa ditinggalkan nongkrong di gorong-gorong, jembatan pada waktu malam hari, isi setiap aktivitas dengan hal-hal yang baik. 

(Siti Sumaya)


Warta Terbaru