• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Sabtu, 18 Mei 2024

Warta

Wakil Sekretaris PCNU: Empat Kampung di Lamteng Prioritas Pengembangan Desa Inklusif dan Akuntabilitas Sosial

Wakil Sekretaris PCNU: Empat Kampung di Lamteng Prioritas Pengembangan Desa Inklusif dan Akuntabilitas Sosial
Wakil Sekretaris PCNU Lampung Tengah (Lamteng) Nanang Susanto saat mengikuti konsolidasi fasilitator daerah pengembangan desa inklusif dan akuntabilitas sosial (Foto: Istimewa)
Wakil Sekretaris PCNU Lampung Tengah (Lamteng) Nanang Susanto saat mengikuti konsolidasi fasilitator daerah pengembangan desa inklusif dan akuntabilitas sosial (Foto: Istimewa)

Jakarta, NU Online Lampung 

Kabupaten Lampung Tengah menjadi lokus pengembangan desa inklusif dan akuntabilitas sosial pada program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Subkomponen 2B tahun 2024.


Hal tersebut disampaikan Wakil Sekretaris PCNU Lampung Tengah (Lamteng) Nanang Susanto saat mengikuti konsolidasi fasilitator daerah pengembangan desa inklusif dan akuntabilitas sosial sekaligus Koordinator Kabupaten (Korkab) Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Lampung Tengah, Selasa (14/5/2024) malam. 


“Keempat desa itu adalah Kampung Liman Benawi Kecamatan Trimurjo, Kampung Badransari Kecamatan Punggur, Kampung Saptomulyo Kecamatan Kotagajah, dan Kampung Rejo Asri Kecamatan Seputih Raman,” ujarnya pada kegiatan yang digelar selama lima hari itu, Selasa-Sabtu (14-18/5/2024).


Agenda istimewa ini  meliputi utusan 15 Pvopinsi, 48 Kabupaten dan 192 Desa yang menjadi lokus pengembangan desa inklusif dan akuntabilitas sosial pada program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Subkomponen 2B.


Alumni IAIN Metro, Lampung itu melanjutkan, utusan dari Propinsi Lampung yaitu Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Tulang Bawang dan Kabupaten Mesuji.


“Utusan dari Kabupaten Lampung Tengah selain dari Tenaga Pendamping Profesional (TPP) juga hadir dari dari unsur Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) Kabupaten Lampung Tengah,” kata alumnus Pascasarjana Universitas Maarif Lampung itu. 


Ia melanjutkan, sesuai surat tugas yang diterima, agenda konsolidasi fasilitator daerah pengembangan desa inklusif dan akuntabilitas sosial pada program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Subkomponen 2B, diselenggarakan oleh Direktorat Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan Perdesaan, Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi Republik Indonesia.


Agenda pembukaan tersebut dihadiri Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi Republik Indonesia, Sugito, para tenaga ahli, para narasumber fasilitator, pendamping desa, pendamping lokal, dan dinas pemberdayaan masyarakat desa.

(Akhmad Syarief Kurniawan)
 


Warta Terbaru