• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Selasa, 23 April 2024

Pendidikan

Istighotsah HSN 2023, Rektor UIN Raden Intan: KH Ahmad Hanafiah Bukti Nyata Peran Santri

Istighotsah HSN 2023, Rektor UIN Raden Intan: KH Ahmad Hanafiah Bukti Nyata Peran Santri
Rektor UIN Raden Intan, Prof H Wan Jamaluddin saat memberikam sambutan pada istighotsah dan doa bersama Hari Santri, Sabtu (21/10/2023). (Foto: Istimewa).
Rektor UIN Raden Intan, Prof H Wan Jamaluddin saat memberikam sambutan pada istighotsah dan doa bersama Hari Santri, Sabtu (21/10/2023). (Foto: Istimewa).

Bandar Lampung, NU Online Lampung

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2023, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan menyelenggarakan istighotsah kubro dan doa bersama, Sabtu (21/10/2023).

 

Istighotsah dan doa bersama dilaksanakan di Masjid Safinatul Ulum UIN Raden Intan, dan dipimpin oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) KH Abdul Syukur dan Direktur Pascasarjana Prof Ruslan Abdul Ghofur.

 

Rektor UIN Raden Intan, Prof H Wan Jamaluddin dalam sambutannya menyampaikan, seluruh rangkaian kegiatan yang dirancang dalam memperingati Hari Santri Nasional di UIN Raden Intan mencerminkan 3 moto UIN yakni Intellectuality, Spirituality, dan Integrity.

 

“Giat pertandingan lomba dan festival kebudayaan yang telah diselenggarakan di hari sebelumnya merupakan bentuk rangkaian Intellectuality atau karakteristik manusia yang bergelar ulil albab,” ujarnya.

 

Ia mengatakan, maka dengan istighotsah ini, untuk memperkuat dan memperteguh spiritualitas atau spirituality, manusia yang bergelar ulil abshar.

 

“Sedangkan Integrity, diwujudkan dengan pelaksanaan Apel Hari Santri Nasional yang akan diselenggarakan 22 Oktober 2023 serentak di seluruh penjuru Indonesia,” ungkapnya.

 

Rektor juga menegaskan peran kaum santri sangat penting dalam membimbing, mengarahkan, dan menggerakkan perjuangan demi mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

“Salah satu bukti nyata gugur di wilayah Lampung pada saat Agresi Militer I Belanda tahun 1947 adalah ia yang sedang kita perjuangkan untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional yaitu KH Ahmad Hanafiah,” ungkapnya.

 

Ia melanjutkan alasan UIN Raden Intan dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam mengusulkan gelar Pahlawan Nasional kepada KH Ahmad Hanafiah.

 

“Karena beliau adalah salah satu tokoh intelektual sekaligus aktor pejuang memimpin pasukan Laskar Hizbullah dan sabilillah yang bersenjatakan golok maju terdepan untuk mempertahankan Bumi Lampung dari masuknya penjajah Agresi Militer I Belanda,” katanya.

 

Di akhir sambutannya, Rektor mengajak para hadirin untuk saling menjaga harmoni kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan UIN Raden Intan.

 

Istighotsah tersebut diikuti oleh seluruh Sivitas Akademika dan Mahasantri Ma’had Al Jamiah UIN Raden Intan.


Pendidikan Terbaru