• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Minggu, 27 November 2022

Pendidikan

Demokrasi Santri dalam Memilih Presiden di Ponpes Al-Hikmah

Demokrasi Santri dalam Memilih Presiden di Ponpes Al-Hikmah
Proses pemilihan presiden yang dihelat di Pondok Pesantren Al-Hikmah, Way Halim, Bandar Lampung
Proses pemilihan presiden yang dihelat di Pondok Pesantren Al-Hikmah, Way Halim, Bandar Lampung

Bandar Lampung, NU Online – Santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hikmah, Way Halim, Bandar Lampung baru saja mengadakan pemilihan ketua Jam'iyyah Thariqah At-Thalibin atau setara dengan organisasi siswa intra sekolah (OSIS) di sekolah umum.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Jam'iyyah (KPJ) yang diketuai oleh Abduh Zamzami, santri kelas 12 jurusan agama. Pemilunya pesantren ini dilaksanakan di Gedung B Ponpes Al-Hikmah.

Pemilihan ketua Jam'iyyah ini bertujuan agar para santri dapat berpartisipasi memahami miniatur demokrasi yang dilaksanakan di pondok pesantren.

"Sistematika pemilihan dilakukan dengan pemanggilan per kamar santri agar menghindari kerumunan di masa pandemi Covid ini," ujar Abduh Zamzami.

Setelah semua santri mencoblos, tim Komisi Pemilihan Jam'iyyah kemudian melakukan penghitungan rekapitulasi suara. Calon presiden santri Al-Hikmah dalam pemilihan kali ini ada dua yaitu M. Nabil Pramudia dan M. Naufal Al-Hanan.

Para santri sangat antusias dalam kegiatan ini, karena dilaksanakan dengan demokrasi yang adil, jujur, dan tanpa kecurangan. Hasilnya, M. Nabil Pramudia meraup 66 suara, sementara  M. Naufal Al-Hanan meraih 166 suara. Hasil tersebut kemudian disepakati dan disetujui oleh dewan pengurus.

"Kami, Dewan Pengurus, sangat mengapresiasi, karena sistem pelaksanaan demokrasi pemilihan ketua Jam'iyyah sangat baik," ujar Yudi Prayoga kepada NU Online Lampung.

Dia berharap santri memiliki jiwa militan, dinamis, dan inovatif ketika bergerak dalam dunia demokrasi.  (Dian Ramadhan)

 


Editor:

Pendidikan Terbaru