• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Sabtu, 4 Februari 2023

Opini

Karakter Yang Harus Dimiliki Ketua PCNU Lampung Tengah Yang Akan Datang

Karakter Yang Harus Dimiliki Ketua PCNU Lampung Tengah Yang Akan Datang
Saryono, Ketua PC GP Ansor Lampung Tengah
Saryono, Ketua PC GP Ansor Lampung Tengah

Dalam hitungan hari dan minggu keluarga besar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lampung Tengah akan melaksanakan Konferensi Cabang (Konfercab) XIII yang akan dilaksanakan pada (20/3/2022) mendatang. Bertempat di Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalirejo.


Sebuah agenda organisasi yang akan memilih pengurus baru masa khidmah 2022-2027. Agenda istimewa ini bertepatan dengan penghujung satu abad NU yang pertama dan akan mengawali abad NU yang kedua. Konferensi ini sebuah momentum besar kader-kader Nahdlatul Ulama yang terbaik dari yang baik untuk mencalonkan diri dan dipilih yang akan menakhodai NU Lampung Tengah. 


Konferensi Cabang XIII PCNU Lampung Tengah pasca dilaksanakannya Muktamar ke-34 NU di Provinsi Lampung dan salah satunya dilaksanakan di kompleks Pesantren Darussa’adah Mojo agung, Seputih Jaya, Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah sebagai tuan rumah agenda terbesar lima tahunan Nahdlatul Ulama. 


Kita pahami bersama, sebagaimana pesan Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari, “Siapa yang mau mengurusi NU, aku anggap ia santriku. Siapa yang jadi santriku, saya do’akan husnul khotimah beserta anak cucunya.” Tentunya pesan spiritual ini harus menjadi pondasi sekaligus acuan pengurus PCNU Kabupaten Lampung Tengah yang akan datang, pengurus yang totalitas demi kepentingan umat. 


Kedepannya harus selektif dalam memilih kepengurusan yang baru, husnudzon kepada setiap kader NU, harus dikedepankan bahwa semuanya berniat untuk khidmah NU menjadikan organisasi yang sehat, kuat, dan berwibawa. Serta dengan syarat-syarat yang sudah tertulis dalam Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), dan Peraturan Organisasi.


Bagi penulis, seorang Ketua PCNU Kabupaten Lampung Tengah masa khidmah 2022-2027 harus memiliki beberapa karakter di antaranya adalah pertama, calon Pengurus PCNU Kabupaten Lampung Tengah yang akan datang seperti yang tertuang di AD dan ART yaitu minimal pernah menjadi pengurus MWC atau pengurus Cabang, atau Lembaga dan Badan Otonom (Banom) setingkat Cabang, hal ini menjadi syarat yang penting bahwa pengurus PCNU ke depannya memahami mekanisme organisasi baik di tingkat Cabang, MWC, Lembaga atau Banom. 


Kedua, calon PCNU Kabupaten Lampung Tengah harus sudah mengikuti proses kaderisasi, baik PKPNU (Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama) atau MKNU (Madrasah Kader Nahdlatul Ulama). Hal ini sebuah kebutuhan yang penting untuk menggerakkan organisasi dan akan melaksanakan agenda kaderisasi seluruh pengurus dan warga NU yang massif di tingkat MWC sampai tingkat Ranting bahkan Anak Ranting.  


Ketiga, syarat kemampuan personal di antaranya menguasi ilmu agama (tafaqquh fid din) yang pernah diajarkan di Pondok Pesantren, hal ini penting bahwa pengurus NU ke depan harus bisa menjawab tuntutan atau kebutuhan masyarakat dalam hal ini kehadiran pengurus selalu diperlukan, siapapun itu harus siap. 


Keempat, mempunyai waktu yang luang dan finansial yang cukup untuk NU, Ketua PCNU Kabupaten Lampung Tengah harus totalitas untuk kegiatan-kegiatan NU dan minimal mampu membiayai dirinya sendiri dalam kegiatan-kegiatan NU.


Kelima, Ketua  PCNU Kabupaten Lampung Tengah yang akan datang punya rekam jejak yang baik dalam kepengurusan di NU atau organisasi di luar NU. Bahwa rekam jejak ini penting untuk melihat karakter atau gaya kepemimpinan (leadership) yang akan membawa PCNU Kabupaten Lampung Tengah ke depannya. Rekam jejak ini, seseorang akan terlihat yang dilakukan buat organisasi atau mementingkan diri sendiri dan kelompoknya. 


Keenam, amaliah, fikrah, harakah, dan ghirah calon Ketua PCNU Kabupaten Lampung Tengah yang akan datang harus selaras dengan apa yang digariskan dalam organisasi NU. Semuanya harus ada, akan sangat fatal apabila salah satunya tidak ada dalam diri calon Ketua PCNU Kabupaten Lampung Tengah. 


Jika kita mengutip pesan spiritual berikutnya dari Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari, sekaligus sebagai penutup, kita akan paham bahwa mengurusi NU harus kaffah jiwa dan raga. “Bekerja dan berjuang bukan karena kedudukan, pengaruh ataupun kekayaan, tidak pula karena mengharap pujian dan sanjungan, melainkan semua itu dilakukanya demi kepentingan agama dan masyarakat”. Wallahu a’lam.


Saryono, Ketua PC GP Ansor Lampung Tengah


Opini Terbaru