• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Jumat, 2 Desember 2022

Warta

Garap Emis, RMINU Pringsewu Gelar Bimtek Operator Pesantren

Garap Emis, RMINU Pringsewu Gelar Bimtek Operator Pesantren
Bimtek Operator Pesantren di Pringsewu
Bimtek Operator Pesantren di Pringsewu

Pringsewu, NU Online Lampung

Dalam rangka mendukung program Kementerian Agama RI untuk pondok pesantren terkait input database pondok pesantren secara online melalui aplikasi  Education Management Information System (EMIS) Pontren, pengurus Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) NU mengadakan Bimtek operator pesantren. Kegiatan ini bekerjasama dengan Kemenag Kabupaten Pringsewu bertempat di Pesantren Nurul Huda Al Mungalim, Rabu (25/5/2022). 


“Saat ini database secara online menjadi hal yang sangat penting bagi pondok pesantren sebagai sumber informasi dan sumber data terkait kondisi pondok pesantren, di antaranya data-data lembaga, data santri, data ustadz-ustadzah, data juga sarana dan prasarana,” ungkap Sekretaris RMINU Pringsewu Hizbullah Huda. 


Data-data tersebut lanjutnya sangat diperlukan oleh pemerintah sebagai dasar menentukan kebijakan seperti pemberian bantuan dan sejenisnya. Oleh karenanya, pengurus RMI NU Pringsewu yang diberi amanah untuk mendampingi pondok pesantren NU berupaya untuk terus melaksanakan program kerja dari awal kepada seluruh pesantren NU di Pringsewu. Program tersebut di antaranya dengan melakukan pendampingan pengurusan izin operasional bagi pesantren yang belum memiliki izin operasional/NSPP. 


“Setelah beberapa pesantren yang sudah mendapat izop selanjutnya kami mendampingi untuk melakukan input database emis pontren,” terang Cak Hiz, sapaan karibnya. 


Saat ini di Sistem Informasi Bantuan (SIMBA) Pontren Kemenag untuk BOP (Bantuan Operasional Pesantren) lanjutnya, sudah dibuka. Di antara syarat pengajuanya adalah bahwa pesantren sudah selesai input EMIS pontren. 


Oleh karena itu, RMI terus mendorong operator pesantren untuk segera melakukan input data pesantren agar pesantren di Pringsewu bisa mendapatkan fasilitas dan bantuan yang diberikan oleh pemerintah untuk pondok pesantren. (Muhammad Faizin)
 


Warta Terbaru