• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Minggu, 5 Februari 2023

Kiai Menjawab

Kyai Himbau Warga Tak Terprovokasi Beras Plastik

Kyai Himbau Warga Tak Terprovokasi Beras Plastik
BANDARLAMPUNG - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati–hati, teliti dan waspada terkait isu-isu mengenai beredarnya beras plastik atau beras yang terbuat dari bahan sintetis. Begitu disampaikan Khatib Syuriah PWNU, Kyai Ihya Ulumuddin kepada nulampung.or.id, Selasa (26/5). Kyai Ihya meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh dan terprovokasi oleh kabar atau berita yang belum tentu benar. “Namun demikian alangkah baiknya bahwa kita semua tetap harus selalu waspada dan hati-hati serta teliti, khususnya dalam membeli segala kebutuhan hidup di pasaran, sehingga kita tidak menjadi orang yang tertipu. Bukannya mendatangkan kebaikan (maslahat), justru sebaliknya mendatangkan keburukan (mudharat) seperti yang beberapa hari ini menjadi perbincangan di tengah –tengah masyarakat,” ujarnya. Menurut Kyai Ihya, masyarakat tidak bisa berspekulasi lebih jauh terkait pemberitaan tersebut. Sebab menurutnya, hal tersebut masih dalam tahap uji laboratorium oleh pemerintah. “Kita tunggu saja apa yang menjadi keputusan pemerintah. Seandainya memang ternyata benar hal itu berbahaya maka kita sebaiknya mencegahnya. Dan bila ternyata tidak maka kita tidak perlu bersikap berlebihan dan khawatir dengan hal semacam itu,” tambahnya. Namun begitu, Kyai Ihya berharap pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Lampung untuk bekerja maksimal agar beras palsu itu tidak beredar di Lampung. Pemerintah juga harus meyakinkan masyarakat agar tidak khawatir dengan adanya isu-isu tersebut. Diketahui, belakangan ditemukan beredarnya beras plastik di pasaran yang membahayakan kesehatan. Bahkan berita tersebut terus berkembang dan menjadi topik pembicaraan di tengah-tengah masyarakat.(sunarto)


Editor:

Kiai Menjawab Terbaru