• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Jumat, 9 Desember 2022

Warta

Semarakkan Muharram, Pesantren Al Hikmah Santuni Anak Yatim Piatu

Semarakkan Muharram, Pesantren Al Hikmah Santuni Anak Yatim Piatu
Pengasuh Pesantren Al Hikmah Bandar Lampung Kiai Basaruddin Maisir memberikan santunan kepada anak yatim piatu
Pengasuh Pesantren Al Hikmah Bandar Lampung Kiai Basaruddin Maisir memberikan santunan kepada anak yatim piatu

Bandar Lampung, NU Online Lampung
Dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram, Pondok Pesantren Al Hikmah, Kedaton, Bandar Lampung, memberikan santunan kepada 55 anak yatim  piatu, Selasa (9/8/2022). Anak yatim piatu yang diberi santunan adalah santri dan  warga yang berada di sekitar lingkungan pesantren.

 

“Bulan Muharram merupakan hari raya anak-anak yatim dan piatu. Maka memberi kebahagiaan kepada mereka merupakan kebaikan," kata Pengasuh Pesantren Al Hikmah, KH Basyaruddin Maisir. 


Ketua pelaksana santunan, Ade Suteja mengatakan, anak yatim piatu merupakan saudara kita yang harus senantiasa diberi kasih sayang dan dimuliakan.

 

“Ada ayat Al-Quran yang menyatakan, wamaa arsalnaka illaa rahmatan lil’aalamiina. Bahwasanya Nabi Muhammad diutus bukan hanya sekedar membawa ajaran, bukan hanya sekedar pembawa berita gembira, tetapi beliau diutus juga sebagai rahmat di muka bumi ini yang tak lain yaitu memanusiakan manusia," katanya di sela-sela pembagian santunan kepada anak yatim piatu. 

 

Suteja melanjutkan, kita sebagai umat patut mencontoh Nabi Muhammad dalam setiap perilaku sosialnya, baik itu kepada sesama manusia ataupun makhluk lain. 


Acara yang berlangsung selama dua jam itu diawali dengan doa bersama dan pembacaan tahlil. Turut hadir pengurus dan keluarga besar pesantren, serta ketua Rukun Tetangga (RT) setempat. 


"Alhamdulillah pembagian  santunan kepada anam yatim piatu yang tinggal di sekitar Pesantren Al Hikmah berjalan dengan lancar dan penuh kasih sayang, " tutur mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri  (UIN) Raden Intan Lampung  itu. 


Dia mengatakan, hikmah santunan pertama adalah mengandung rasa syukur yang mendalam, dan yang kedua yakni sikap berbakti kepada kedua orang tua. Dia mengajak siapapun jangan pernah  menyia-nyiakan kedua orang tua yang masih hidup.

 

"Karena berapa banyak orang yang ada di luar sana sangat merindukan kehadiran orang tua, ingin meminta doa dan mencium tangannya  Oleh karena itu mari kita muliakan orang tua kita dan mendoakannya," kata Santri Al Hikmah yang berasal dari Banten ini.


Sebelumnya Pesantren Al Hikmah membuka donasi bagi warga yang ingin ikut berpartisipasi dalam santunan. Panitia mencatat sebanyak 68 warga yang menshadakahkan hartanya untuk yatim piatu, baik melalui cash ataupun lewat rekening.

(Yudi Prayoga)


Warta Terbaru