• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Selasa, 23 April 2024

Warta

Mengatasi Kelangkaan Minyak Goreng, MWCNU Labuhan Ratu Gelar Bazar

Mengatasi Kelangkaan Minyak Goreng, MWCNU Labuhan Ratu Gelar Bazar
Bazar Minyak Goreng MWCNU Labuhan Ratu, Kamis (10/3/2022)
Bazar Minyak Goreng MWCNU Labuhan Ratu, Kamis (10/3/2022)

Bandar Lampung, NU Online Lampung
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung gelar bazar minyak goreng di Jalan Mega Gang Mayak, Kelurahan Sepang Jaya, Kamis (10/3/2022). Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng di lingkungan masyarakat.

 

Dalam beberapa pekan ini kelangkaan minyak goreng menjadi suatu permasalahan, sehingga menjadi pusat perhatian saat pandemi covid-19 ini berlangsung. Oleh sebab itu, kegiatan bazar ini disambut baik dan gembira oleh masyarakat.

 

Ketua Tanfidziyah MWCNU Labuhan Ratu, Syahroni Irawan mengatakan, kegiatan ini sebagai langkah untuk membantu mengatasi kelangkaan minyak goreng yang terjadi di masyarakat.

 

“Alhamdulillah kami MWCNU Labuhan Ratu melakukan bazar minyak goreng. Setiap warga yang membeli kami batasi, hanya dapat membeli 2 liter saja. Agar semuanya mendapatkan minyak goreng ini,” ujarnya.

 

Lebih lanjut ia mengatakan ini merupakan program kerja sama dari keluarga besar Nahdlatul Ulama, seperti MWCNU, LAZISNU, dan IPNU. Sehingga langsung sampai kepada masyarakat agar tidak terjadi penimbunan minyak goreng.

 

“Minyak goreng kami jual dengan harga standar pemerintah yakni Rp14.000 per liter. Kegiatan bazar minyak goreng seperti ini sangat perlu dilaksanakan mengingat harga minyak saat tinggi dan barangnya pun langka,” ungkapnya.

 

Nining, salah seorang pembeli menyambut dan mengapresiasi kegiatan ini. Serta berharap agar kegiatan ini terus dilakukan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan minyak goreng saat pandemi covid-19 ini.

 

“Kalau saja pembelian ini tidak dibatasi, yang memiliki uang pasti akan membeli banyak dan menyimpannya. Terutama bagi para pedagang yang sangat memerlukan minyak goreng, ia pun mengajak untuk para pembeli agar tidak memborong minyak goreng tersebut” katanya.

 

Bazar ini menyediakan 600 kemasan yang habis hanya dalam waktu 2 jam. Kegiatan ini juga dilaksanakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan menjaga jarak.

(Saibani)


Warta Terbaru