• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Sabtu, 4 Februari 2023

Warta

Harapan Baru dari Program Haji Muda dan Gedung Layanan Haji Pringsewu

Harapan Baru dari Program Haji Muda dan Gedung Layanan Haji Pringsewu
Gedung PLHUT Pringsewu. (Foto: Kemenag Pringsewu)
Gedung PLHUT Pringsewu. (Foto: Kemenag Pringsewu)

Pringsewu, NU Online Lampung

Mampu berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji merupakan impian setiap muslim. Hal ini karena rukun Islam kelima ini menjadi penanda sempurnanya Islam seseorang setelah melalui rangkaian kewajiban mulai dari syahadat, shalat,zakat, dan puasa . Namun tidak semua umat Islam mampu menunaikan ibadah suci ini karena berbagai macam hal. Mulai dari faktor tidak adanya kemampuan materi, kondisi kesehatan fisik yang tidak mendukung, atau pun panjangnya antrean yang harus dihadapi oleh calon jamaah haji.


Dikutip dari data kementerian Agama RI, antrean tercepat keberangkatan calon jamaah adalah Kabupaten Maybrat, Papua Barat pada tahun 2029. Sementara ada daerah yang periode antriannya sampai dengan tahun 2065 dan menjadi yang paling lama antrean menunggunya yakni Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Di kabupaten ini, kuota Jamaah sebanyak 182 jamaah dengan jadwal pemberangkatan pada 2065.


Apalagi sudah dua tahun ini, Pemerintah Indonesia tidak mengirimkan sama sekali jamaah haji ke tanah suci. Kebijakan ini diambil lantaran kondisi pandemi Covid-19 yang melanda seluruh penjuru dunia sekaligus kebijakan internal Pemerintah Arab Saudi yang tidak memperkenankan jamaah haji dari luar negara kaya minyak tersebut. Kebijakan tidak memberangkatkan haji dua tahun ini juga karena pemerintah mengedepankan keselamatan jiwa warga negara Indonesia.


Menyikapi kondisi semakin panjangnya antrean haji ini, perlu dilakukan langkah-langkah agar para jamaah yang akan menjalankan ibadah haji dapat maksimal dalam kualitasnya. Seperti yang telah dilakukan oleh Kementerian Agama Kabupaten pringsewu dengan meluncurkan program Haji Muda atau Haji Milenial. Program ini menurut Kepala Kemenag Pringsewu H Rifai akan dapat meningkatkan kualitas ibadah umat Islam yang berhaji.


Program ini sengaja digulirkan untuk masyarakat Pringsewu khususnya generasi milenial yang batas minimal usia pendaftaran hajinya adalah 12 tahun. Menurutnya, haji muda akan dapat mengurangi risiko-risiko saat berhaji mengingat ibadah ini merupakan ibadah yang membutuhkan fisik prima. Jika seseorang menunggu tua untuk mendaftar, tentunya risiko yang akan dihadapi juga akan tinggi.

 

Pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Pringsewu H Fauzi menandai penggunaan Gedung PLHUT Kementerian Agama. (Foto: Humas Kemenag Pringsewu)


"Kalau kita daftar umur 60 tahun berarti kita berangkatnya umur 82 tahun. Kondisi fisik pasti berkurang. Bisa jadi berjalan sudah sulit," katanya, Senin (3/1/2022)


Saat ini, program Haji Muda di Pringsewu ini juga telah didukung dengan hadirnya fasilitas baru berupa hadirnya Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu. Prasasti gedung ini ditandatangani langsung oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief dan disaksikan oleh Kepala Kanwil Provinsi Lampung, Juanda Na’im, Kabid PHU Kemenag Provinsi Lampung, M. Ansori, Kepala Kemenag Kabupaten Pringsewu, Kasi PHU Kan Kemenag Kab Pringsewu.


Hilman berharap keberadaan gedung PLHUT diharapkan semakin meningkatkan pelayanan haji mulai dari administrasi, pembayaran maupun informasi lainnya. Gedung PLHUT ini juga merupakan bentuk Komitmen dan kepedulian Kementerian  Agama untuk melakukan reformasi birokrasi dan meningkatkan layanan publik. Dalam bidang haji dan umrah dengan adanya gedung ini diharapkan pelayanan haji akan bisa dilakukan lebih efektif dan efisien.  


Pemanfaatan Gedung PLHUT ini juga menjadi kado istimewa peringatan Hari Amal Bhakti ke-76 Kementerian Agama RI tingkat kabupaten Pringsewu. Program Haji Muda dan keberadaan gedung PLHUT ini juga mendapatkan apresiasi dari Bupati Pringsewu H Sujadi saat menjadi Inspektur Upacara HAB Kemenag di Lapangan Pemda Pringsewu. Ia berharap, semakin banyak masyarakat yang akan mengikuti program Haji Muda untuk haji yang berkualitas. (Muhammad Faizin)


Editor:

Warta Terbaru