• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Senin, 30 Januari 2023

Warta

Varian Omicron Cepat Menular, Perhatikan Cara Penanganannya

Varian Omicron Cepat Menular, Perhatikan Cara Penanganannya
Varian Omicron cepat menular, hindari dengan protokol kesehatan
Varian Omicron cepat menular, hindari dengan protokol kesehatan

Bandar Lampung, NU Online Lampung

Covid-19 dengan varian Omicron memiliki karakteristik yang cepat menular. Dinas Kesehatan Provinsi Lampung menghimbau masyarakat untuk selalu menjaga protokol kesehatan dan mengikuti beberapa langkah penanganan yang dianjurkan.

 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, menyatakan, gejala klinis Covid-19 varian Omicron lebih ringan, bahkan bisa tanpa gejala dibandingkan varian sebelumnya. Bagi yang terkonfirmasi positif, tetap tenang dan jangan panik.


“Cara penularan dan gejala varian Omicron sama dengan varian Covid 19 lainnya.  Penularan terjadi melalui droplet atau percikan ludah saat berbicara, batuk, atau bersih yang masuk langsung ke tubuh melalui mata, hidung dan mulut. Bisa juga karena tangan menyentuh permukaan yang terkontaminasi dan kemudian menyentuh wajah, yaitu di bagian mata, hidung, mulut,” katanya kepada NU Online Lampung, Selasa (8/2/2022).


Reihana mengungkapkan, varian Omicron dapat menimbulkan berbagai derajat keparahan.  Kebanyakan bersifat ringan seperti demam, batuk, kelelahan, pilek nyeri tenggorokan dan sakit kepala. Jika merasakan gejala, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan  kesehatan (Fasyankes) terdekat apabila mengalami salah satu gejala Omicron,” ujarnya.


Kepala dinas  kesehatan menjelaskan, pasien dengan gejala ringan dan tanpa gejala disarankan untuk isolasi mandiri dengan memanfaatkan layanan telekomunikasi dokter dan mendapatkan paket obat gratis.  Apabila dianjurkan untuk swab PCR, lakukan isolasi mandiri di rumah.


“Sambil menunggu hasil swab, penderita disarankan untuk menempati kamar tidur sendiri atau terpisah dengan ventilasi cahaya dan udara yang baik.  Jaga jarak dengan anggota keluarga dan selalu menggunakan masker walaupun di dalam rumah. Kemudian cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer sesering mungkin, serta membuka jendela kamar secara berkala,” papar Reihana.

(Ila Fadilasari)


Warta Terbaru