• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Minggu, 27 November 2022

Warta

LAZISNU Pringsewu Terima Wakaf Qur'an untuk Pesantren dan Griya Tahfidz

LAZISNU Pringsewu Terima Wakaf Qur'an untuk Pesantren dan Griya Tahfidz
Penyerahan Wakaf Qur'an untuk Pesantren dan Griya Tahfidz. (Foto: Istimewa)
Penyerahan Wakaf Qur'an untuk Pesantren dan Griya Tahfidz. (Foto: Istimewa)

Pringsewu, NU Online Lampung
Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pringsewu, Lampung menerima donasi wakaf Qur’an yang diperuntukkan bagi pesantren dan griya tahfidz di daerah tersebut. Wakaf Qur’an ini diserahkan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pringsewu H Taufik Qurrohim mewakili donatur yang berasal dari Jakarta.


Saat menyerahkan ratusan eksemplar wakaf Quran tersebut, H Taufik berharap donasi tersebut dapat memberi manfaat dan keberkahan bagi penerima maupun kepada pihak yang mendonasikannya. Dengan adanya wakaf Qur’an tersebut ia juga berharap para santri penghafal Al-Qur’an terbantu dan lebih semangat lagi untuk menguatkan hafalannya.


“Ada dua jenis Qur’an yang diwakafkan. Pertama adalah Al-Qur’an berukuran besar yang bisa dimanfaatkan di masjid dan mushala ataupun TPA-TPQ, dan satunya adalah khusus untuk para penghafal Qur’an yang di dalam mushaf tersebut ada panduan dan tahapan dalam menghafalkannya,” jelasnya saat menyerahkan wakaf tersebut di Kantor NU Peduli Kemanusiaan Pringsewu, Selasa (1/2/2022).


Sementara manajer LAZISNU Pringsewu M Kabul Muliarto menyampaikan apresiasinya kepada donatur yang telah memberikan kepercayaan kepada LAZISNU Pringsewu untuk menyalurkan Qur’an tersebut. LAZISNU menurut kabul bukan hanya menerima donasi dalam bentuk dana atau uang dalam kiprah di dunia filantropi. LAZISNU Pringsewu juga siap menyalurkan bantuan dalam bentuk barang.


“Selain dari kotak koin, NU Care-LAZISNU Pringsewu juga mendapatkan kepercayaan dari masyarakat untuk mengelola zakat, infak, sedekah (ZIS) dari sumber lain yakni kotak warung, Nutrizsi, wakaf, dan ZIS umum. Untuk dalam bentuk barang diberi nama Nutura dan selama ini ada yang dalam bentuk barang seperti beras dan kebutuhan lainnya,” jelas Kabul.


Terkait dengan bantuan wakaf Qur’an tersebut, LAZISNU Pringsewu akan berkoordinasi dengan jaringan-jaringan yang sudah terbentuk sampai dengan tingkat desa dalam pendistribusiannya. Hal ini dilakukan agar wakaf Qur’an tersebut dapat tepat sasaran dan mampu memberi berkah dan pahala bagi wakif nya (orang yang mewakafkan).


“Kita juga banyak pesantren tahfidz dan juga majelis-majelis serta griya tahfidz yang membutuhkan wakaf Qur’an ini sehingga masih dibutuhkan lagi bantuan-bantuan serupa agar bisa lebih merata. Kami pun siap menerima donasi dalam bentuk barang lainnya,” tegas Kabul.


Warta Terbaru