LAMPUNG TENGAH – Gerakan Pemuda Ansor mempunyai tantangan yang tidak gampang dalam menghadapi era digital. Selain tanggap dengan fenomena sosial masyarakat, Ansor juga wajib tanggap dengan ancaman intoleransi, radikalisme hingga terorisme.
“Mari kita kuatkan barisan Gerakan Pemuda Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna dalam merawat kaderisasi dan wawasan kebangsaan,” kata Ketua GP Ansor Kecamatan Selagai Lingga, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Edi Hermawan, di sela-sela rakor Triwulanan dihadapan pengurus PAC Kecamatan Selagai Lingga dan Ranting GP Ansor se Kecamatan Lingga, Ahad lalu (12/8).
Kata Edi, agenda yang disiapkan dalam upaya penguatan kaderisasi dan wawasan kebangsaan bagi kader Ansor dan Banser adalah, pertama, kader GP Ansor dan Banser Kecamatan Selagai Lingga akan mengikuti upacara detik-detik penaikan bendera Merah Putih pada 17 Agustus mendatang di lapangan merdeka Kecamatan Selagai Lingga. Ujarnya.
Kedua, mengirimkan 20 calon peserta Diklat Terpadu Dasar (DTD) di Kecamatan Sendang Agung pada 23 – 26 Agutus 2018 mendatang. Ketiga, mengirimkan 15 personil kader GP Ansor Kecamatan Selagai Lingga mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) GP Ansor di Kecamatan Punggur pada bulan Desember 2018 mendatang.
Keempat, kader – kader GP Ansor dan Banser se Wilayah Barat Kabupaten Lampung Tengah akan mengadakan Apel Kebangsaan pada Bulan Oktober 2018, yang meliputi Kecamatan ; Selagai Lingga, Pubian, Sendang Agung, Kalirejo, Bangunreo, Padang Ratu dan Anak Ratu Aji.
Kelima, GP Ansor Kecamatan Selagai Lingga akan mengadakan Dialog Kebangsaan yang melibatkan pemuda lintas agama, lintas ormas dan OKP. Keenam, pengadaan KTA Ansor dan Banser. Dan Ketujuh, pelatihan otomotif dan manufaktur.
Rakor Triwulanan dihadiri para tokoh-tokoh NU antara lain; Kiai Faizun Suriyah NU Kampung Marga Jaya, Kiai Sabil Tanfidiyah NU Kampung Marga Jaya, Syafi’i Sekretaris Kampung Marga Jaya dan lain-lain. (Akhmad Syarief Kurniawan)