• logo nu online
Home Warta Syiar Bahtsul Masail Keislaman Khutbah Teras Kiai Pernik Kiai Menjawab Pendidikan Opini Literasi Mitra Pemerintahan Ekonomi Tokoh Seni Budaya Lainnya
Minggu, 27 November 2022

Warta

PWNU Lampung Akan Segera Jalankan Kaderisasi Sesuai Hasil Konbes 2022

PWNU Lampung Akan Segera Jalankan Kaderisasi Sesuai Hasil Konbes 2022
Sosialisasi Pengkaderan NU
Sosialisasi Pengkaderan NU

Bandar Lampung, NU Online Lampung

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung melaksanakan sosialisasi Peraturan Perkumpulan Nomor 01/Perkum-NU/KONBESNU/V/2022 tentang Sistem Kaderisasi kepada seluruh Ketua PCNU se-Provinsi Lampung bertempat di Aula Gedung Serba Guna (GSG) Institut Agama Islam (IAI) Maarif Nahdlatul Ulama Kota Metro pada Ahad, (29/5/2022).

 

Atas dasar itu perlu dijalankan sistem kaderisasi yang terstruktur dan sistematis sebagaimana diputuskan dalam Konbes NU (Konferensi Besar Nahdlatul Ulama) pada tanggal 20-22 Mei 2022 lalu di Jakarta. Agar program strategis itu berjalan cepat sesuai rencana maka maka perlu untuk diketahui oleh seluruh nahdliyin.

 

Berbagai data valid menunjukkan jumlah warga Nahdlatul Ulama semakin bertambah banyak dan peran perkumpulan NU di tengah konstelasi nasional maupun global juga semakin diperhitungkan. 

 

Jama’ah (warga) dan jam’iyyah (perkumpulan/organisasi) NU ini harus dijaga agar tetap solid dan konsisten memperjuangkan ajaran Islam yang moderat berasaskan Ahlussunnah wal Jama’ah, memperkokoh kebangsaan, kemandirian, dan aktif membangun peradaban.

 

Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kiai Muhyiddin Thohir menginstruksikan kepada seluruh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Provinsi Lampung agar segera menindaklanjuti 19 Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama (Perkum NU) hasil Konbes NU Tahun 2022.

 

Oleh karena program mendesak untuk dijalankan adalah pengkaderan, maka Perkum pertama yang secepatnya dijalankan adalah sistem kaderisasi.

 

“Sebenarnya ada tiga jenjang pengkaderan yaitu Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD PKPNU), Pendidikan Kader Menengah Nahdlatul Ulama (PMKNU), dan pengkaderan tingkat tinggi atau Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama (AKN NU),” ujarnya.

 

Lebih lanjut ia mengatakan pengkaderan tingkat dasar dilaksanakan lebih cepat karena telah ada tim instruktur yang resmi ditugaskan, sedangkan pengkaderan tingkat menengah, tinggi, dan struktrur lainnya sedang disusun dan segera dijalankan.

 

Sementara Pelaksana Harian (Plh) Ketua PWNU Lampung, Prof Alamsyah mengatakan, kaderisasi ini mendesak dilakukan bukan hanya karena permintaan pengurus NU di berbagai tingkatan agar segera dibuka kembali pengkaderan yang tertunda.

 

“Namun juga karena tuntutan soliditas, militansi dan komitmen tinggi agar visi, misi, program dan manajemen organisasi berjalan maksimal di tengah berbagai tantangan kekinian,” ungkapnya.

 

Menurutnya, kaderisasi adalah pintu masuk pertama agar kepengurusan berjalan dengan baik dan mampu menghadapi berbagai tantangan. Tantangan yang dimaksud ialah mulai dari maraknya ideologi radikal, kemandirian ekonomi, goncangan sosial-budaya, serta dampak perkembangan sains dan teknologi.

 

Dengan kaderisasi ini, maka semua pengurus NU dan warga calon pengurus akan mengerti tugas dan fungsinya dalam mengurus perkumpulan, sehingga khidmat pelayanan berjalan maksimal.

(Sunarto)


Warta Terbaru