Warta

KH Marzuki Mustamar dan KH. Anwar Manshur Pimpin PWNU Jatim, Ini Pesan Ketua PBNU

Senin, 30 Juli 2018 | 08:46 WIB

JAKARTA – KH Marzuki Mustamar akhirnya terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur. Ia berdampingan dengan KH Anwar Manshur yang ditetapan sebagai Rais Syuriah. Pemilihan ketua diputuskan dalam Konferwil PWNU Jawa Timur yang digelar di Pesantren Lirboyo, Kediri. ā€œBismillahirahmaniraahim, saya Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengucapkan alfi alfi mabruk, Alhamdulillah wasyukurilah atas terpilihnya Kiai Haji Anwar Masnyur sebagai Ketua PWNU Jatim dan KH Marzuki Mustamar sebagai ketua tanfidziyah untuk periode 2018-2023," kata, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Minggu (29/7) malam. Kiai Said optimis kedua kiai tersebut akan membuat NU Jatim khususnya dan nasional pada umumnya, akan semakin maju, jaya, dan diperhitungkan oleh orang lain. "Keilmuan dan aktivitas kedua kiai ini sudah dikenal warga NU. Dan yang penting ketulusan dan keikhlasannya," imbuhnya. Ia kembali menegaskan, pengurus NU harus bekerja dengan ikhlas lillahi taala. "Tidak boleh ada kepentingan pribadi. Itu yang akan menjadikan NU besar," ujar Kiai Said. "Ketika Ketua NU atau Rais Syuriyah tidak lagi ikhlas karena alasan ekonomi, politik, keluarga maka di situlah NU akan terseok-seok, tidak dihormati orang lain," sambungnya. Kiai Said juga berdoa agar Allah SWT memberi kekuatan, panjang umur kepada keduanya agar menuntun perjalanan NU Jatim semakin berada di koridor yang benar. "Saya bersyukur, bangga, bergembira atas terpilihnya kedua kiai itu," pungkasnya. Setelah melalaui proses musyawarah, KH Anwar Manshur dari Pesantren Lirboyo terpilih menjadi Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur masa khidmat 2018 hingga 2023. Diketahui, Kiai Anwar Manshur terpilih setelah ditetapan oleh tujuh tim Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). Mereka adalah KH Nawawi Abdul Jalil Sidogiri, KH Nurul Huda Jazuli Ploso Kediri, KH Cholil As'ad Situbondo, KH Ubaidillah Faqih Langitan, KH Kafabihi Mahrus, KH Agoes Ali Mashuri dan KH Syaifuddin Wahid. Sementara KH Marzuki Mustamar, Wakil Rais PWNU Jatim yang juga mantan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Malang, terpilih sebagai Ketua PWNU Jatim untuk masa khidmat lima tahun ke depan. Putra Karangsono Kanigoro Blitar itu terpilih menggantikan KH Mutawakil Alallah, setelah secara meyakinkan memperoleh suara terbanyak. Karena sesuai tata tertib bahwa bakal calon bisa lolos menjadi calon dengan dukungan menimal 17 suara. Pada pemilihan yang berlangsung menjelang Maghrib itu hanya Kiai Marzuki Mustamar yangĀ  berhasil memenuhi syarat yakni dengan dukungan 30 suara. Sedangkan KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin hanya mendapat 11 dukungan suara dan KH Abdul Nasir Badrus 4 suara, sehingga keduanya tidak bisa melanjutkan ke babak pemilihan. Maka, secara aklamasi Kiai Marzuki Mustamar yang juga dosen UIN Maliki Malang terpilih menjadi ketua menggantikan KH M Hasan Mutawakil Alallah. (Kendi S./nu.or.id)